Konten dari Pengguna

Pembinaan Keagamaan, Lapas Besi Dukung Proses Perubahan Warga Binaan

Rezana Agustyan

Rezana Agustyan

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembinaan Keagamaan, Lapas Besi Dukung Proses Perubahan Warga Binaan
zoom-in-whitePerbesar

Cilacap, 22 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan, Selasa (22/9). Kegiatan yang dilaksanakan di gereja ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian untuk mendukung proses perubahan dan pembentukan karakter warga binaan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat. Melalui pembinaan keagamaan, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan ibadah, mendengarkan renungan, serta melakukan refleksi diri sebagai bagian dari proses pembinaan selama menjalani masa pidana.

Kalapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh.

“Pembinaan keagamaan menjadi bagian dari upaya kami dalam mendukung Warga Binaan untuk terus memperbaiki diri. Harapannya, nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama pembinaan dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Muda Husni.

Sementara itu, Pendeta Yayasan Kasih Tuhan, Surono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk mendapatkan penguatan spiritual sekaligus melakukan refleksi terhadap diri sendiri.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menumbuhkan harapan, memperkuat diri, dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Setiap proses yang dijalani dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk melakukan perubahan,” ungkapnya.

Lapas Besi berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan secara berkelanjutan melalui berbagai program yang mendukung pembentukan kepribadian, penguatan mental dan spiritual, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.