Konten dari Pengguna

Rajutan Silaturahmi di Balik Jeruji, WBP Lapas Besi Terima Kunjungan Keluarga

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rajutan Silaturahmi di Balik Jeruji, WBP Lapas Besi Terima Kunjungan Keluarga
zoom-in-whitePerbesar

Nusakambangan – INFO_PAS. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan kembali memfasilitasi layanan kunjungan tatap muka bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung penuh keharuan ini mempertemukan sebanyak 32 orang pembesuk dari berbagai daerah dengan 11 orang WBP yang tengah menjalani masa pidana di lapas tersebut.

Kunjungan yang berpusat di ruang layanan kunjungan Lapas Besi ini dilaksanakan dengan pengawasan ketat oleh petugas. Fasilitas ini diberikan guna memenuhi hak para warga binaan untuk tetap menjaga hubungan emosional dan jalinan silaturahmi dengan keluarga kandung mereka, yang dinilai mampu mendukung proses reintegrasi sosial selama di dalam lapas.

Kepala Lapas (Kalapas) Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini memprioritaskan kenyamanan masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan yang menjadi SOP di Nusakambangan.

"Kami selalu berkomunikasi dan berupaya memberikan pelayanan yang humanis namun tetap waspada. Pertemuan dengan keluarga ini merupakan bagian penting dari dukungan psikologis bagi para warga binaan agar mereka tetap semangat dalam mengikuti setiap program pembinaan di Lapas Besi," ujar Muda Husni.

Proses jalannya kunjungan dipastikan melewati skrining yang berlapis. Mulai dari pemeriksaan identitas, penggeledahan barang bawaan, hingga pemeriksaan fisik penonton menggunakan alat pendeteksi guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam area steril lapas.

Komandan Jaga Lapas Besi yang bertugas pada hari itu, Gilang, menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan dikerahkan secara optimal untuk memastikan situasi tetap kondusif dari awal hingga akhir jam besuk.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sebanyak 32 pembesuk dan 11 WBP yang menerima kunjungan mengikuti seluruh aturan yang berlaku tanpa ada kendala ataupun pelanggaran prosedur keamanan," kata Gilang setelah masa kunjungan selesai.

Meskipun waktu pertemuan yang diberikan terbatas, suasana hangat terlihat jelas di ruang kunjungan saat para WBP memanfaatkan momen tersebut untuk melepas rindu, mengobrol, dan bersenda gurau bersama keluarga mereka sebelum kembali ke blok hunian masing-masing.