Konten dari Pengguna

Sentuhan Rohani di Balik Jeruji:Ibadah Nasrani WBP Lapas Besi Berlangsung Hikmat

Rezana Agustyan

Rezana Agustyan

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sentuhan Rohani di Balik Jeruji:Ibadah Nasrani WBP Lapas Besi Berlangsung Hikmat
zoom-in-whitePerbesar

Nusakambangan – INFO_PAS. Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan mengikuti kegiatan ibadah rutin pada Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di Gereja Anugerah Lapas Besi. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Indra dan Rudhy dari Yayasan Batu Penjuru, serta diikuti WBP Nasrani dengan pendampingan petugas. Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian di bidang kerohanian yang secara rutin difasilitasi oleh Lapas Besi.

Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan rohani, pembinaan mental, serta menumbuhkan kesadaran spiritual bagi WBP selama menjalani masa pidana. Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa pemenuhan hak beribadah merupakan bagian penting dalam sistem pembinaan. “Kami berkomitmen untuk memfasilitasi seluruh warga binaan dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Pembinaan kerohanian menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pendeta Indra dalam khotbahnya mengajak para WBP untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum refleksi dan perubahan diri. “Tuhan selalu membuka jalan bagi setiap orang yang mau bertobat dan memperbaiki diri. Jadikan setiap proses yang dijalani sebagai pembelajaran untuk masa depan yang lebih baik,” pesannya. Kegiatan ibadah juga diisi dengan pujian, doa bersama, serta penyampaian firman yang memberikan motivasi dan penguatan iman.

Salah satu WBP berinisial JB mengaku bersyukur dapat mengikuti ibadah tersebut. “Ibadah ini membuat saya lebih tenang dan memberi harapan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Saya merasa diperhatikan dan dikuatkan secara rohani,” ungkapnya. Melalui kegiatan ibadah rutin ini, Lapas Besi Nusakambangan terus menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan kepribadian WBP secara menyeluruh, tidak hanya secara fisik dan keterampilan, tetapi juga secara spiritual.

#Ditjenpas

#Kemenimipas

#Pemasyarakatan

#GuardandGuide