Konten dari Pengguna

WBP Lapas Besi Dapat Layanan Kesehatan, Wujud Nyata Pembinaan Humanis

Rezana Agustyan

Rezana Agustyan

Public Relations at Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rezana Agustyan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

WBP Lapas Besi Dapat Layanan Kesehatan, Wujud Nyata Pembinaan Humanis
zoom-in-whitePerbesar

Nusakambangan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan pengecekan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bekerja sama dengan GSKI Rehobot, pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula Lapas Besi dan diikuti oleh sejumlah WBP sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para WBP tetap terjaga, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai potensi penyakit. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemeriksaan umum lainnya yang dilakukan oleh tim medis dari GSKI Rehobot bersama petugas kesehatan Lapas Besi.

Kepala Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan, Muda Husni dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada WBP.

“Kami berupaya memastikan seluruh warga binaan mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Sinergi dengan pihak luar seperti GSKI Rehobot menjadi langkah positif dalam mendukung hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari GSKI Rehobot, Rudi menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Lapas Besi.

“Kami merasa terpanggil untuk turut berkontribusi dalam kegiatan sosial kemanusiaan, termasuk memberikan pelayanan kesehatan bagi WBP. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta protokol yang berlaku di dalam Lapas. Diharapkan melalui kegiatan ini, kondisi kesehatan WBP dapat terus terpantau dan kualitas hidup mereka selama menjalani masa pembinaan dapat semakin baik.

Dengan adanya kolaborasi ini, Lapas Besi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kesejahteraan dan kemanusiaan.