Konten dari Pengguna

Peran Penting Orang Tua Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

Fabyan Firezki Firdaus

Fabyan Firezki Firdaus

Student of UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fabyan Firezki Firdaus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ayo pahami peran kita sebagai orang tua terhadap anak kita yang mulai memasuki masa remaja!

Tentunya ayah dan bunda tau kalau masa remaja merupakan fase dimana seseorang mengalami perubahan peran untuk beranjak menjadi individu yang lebih dewasa. Pada fase ini biasanya seseorang mencoba untuk melakukan hal-hal yang belum pernah ia lakukan sebelumnya dikarenakan oleh timbulnya faktor rasa penasaran yang tinggi. Tentu hal ini yang membuat keresahan pada masyarakat bukan?

Masa Remaja biasa disebut juga Masa Pubertas. Perubahan ini juga yang berdampak pada kepribadian Remaja yang menjadikan mereka berani untuk mencoba berbagai hal yang seharusnya tidak mereka lakukan atau dilarang seperti mulai merokok, berpacaran, mabuk-mabukan dan bahkan kerap terjadi seks bebas semenjak remaja. Sifat labil dari seorang remaja yang mulai terjerumus pada hal-hal negatif inilah yang biasa disebut dengan Kenakalan Remaja. lalu timbul pertanyaan di benak kita

Siapa sih yang bertanggung jawab akan hal ini?

Tentunya tahap inilah Orang Tua memiliki peran vital terhadap tumbuh kembang seorang anak agar tidak terhanyut oleh Modernisasi Zaman yang menyebabkan maraknya terjadi Kenakalan Remaja. Tidak hanya itu, Orang tua juga merupakan sekolah pertama bagi anak-anaknya. Berikut adalah beberapa tips bagi ayah dan bunda untuk mengatasi kenakalan anaknya yang sudah mulai beranjak dewasa:

1. Menanamkan Moralitas sejak dini.

Orang Tua sebagai pendidik serta sekolah pertama bagi seorang anak mesti menanamkan kepada mereka tentang hal-hal yang dianjurkan serta dilarang dalam norma sosial serta norma agama agar seorang anak mampu menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu tentunya ayah dan bunda akan senang jika anak mempunyai moral yang baik bukan?

2. Menjalin Komunikasi Intens dengan Anak.

Komunikasi Interpersonal sangat diperlukan antara orang tua dengan anak, dengan begitu kita sebagai orang tua hendaknya melakukan pemantauan terhadap apa-apa yang dilakukan oleh anak di luar rumah. Orang Tua mesti mengawasi sejauh apa seorang anak berinteraksi dengan rekan-rekannya di luar rumah. Tentu hal ini merupakan hal yang wajib dilakukan kita sebagai orang tua. bukan begitu ayah dan bunda?

3. Menciptakan Suasana yang Harmonis di dalam Rumah.

Ilustrasi orang tua dan anak. sumber (https://pixabay.com/id/vectors/pasangan-anak-bayangan-hitam-5991000/)

Tentunya dengan Suasana yang Harmonis di dalam Rumah mampu menghindarkan seorang anak dari kegelisahan serta tekanan yang menyebabkan ketidakstabilan emosi dalam diri seorang anak. Dengan adanya keharmonisan di dalam rumah, seorang anak menjadi leluasa untuk meluapkan tiap-tiap masalah yang dihadapinya di luar rumah kepada kedua orang tuanya. Dengan begitu anak-anak kita mendapat kenyamanan dan merasa senang dalam menjalani kehidupan sehari-harinya.

Demikianlah opini penulis yang berpesan bahwa peran orang tua sangatlah penting bagi proses pendewasaan dan perkembangan anak. Terutama pada zaman modern seperti ini. Bagi para orang tua, yuk saling membenahi diri dan alangkah baiknya untuk memperhatikan anak kita yang sudah mulai beranjak remaja, karena peran kita sangatlah penting dalam proses pendewasaan mereka. Kalau bukan sekarang, kapan lagi? dan kalau bukan kita, siapa lagi?