Ada Kotoran Manusia di Kursi, Transjakarta Tarik Bus untuk Disterilisasi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jalur transjakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jalur transjakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Viral di media sosial adanya kotoran manusia dalam bus Transjakarta Rute 6C Stasiun Tebet-Kuningan. Dalam unggahan tersebut, pengguna mengaku menemukan bekas kotoran manusia di kursi bus sebanyak dua kali dalam perjalanan.

Pengguna dengan akun Threads @jeaandl menceritakan pada kejadian pertama terdapat penumpang yang melaporkan adanya kotoran manusia di kursi prioritas kepada pramudi.

Laporan pertama kemudian ditindaklanjuti oleh pramudi dengan membersihkan kotoran yang berada di kursi tersebut.

Namun, sebelum bus tiba di Stasiun Tebet, kembali ditemukan kotoran manusia di kursi. Penumpang yang menemukan kejadian tersebut disebut terburu-buru turun sehingga tidak mengetahui siapa yang menjadi pelaku.

Transjakarta kemudian membenarkan adanya insiden pelanggan buang air besar di dalam bus Rute 6C. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (30/9).

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

"Transjakarta memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan pada layanan Rute 6C (St. Tebet – Kuningan) pada Rabu, 30 September 2026, akibat adanya insiden pelanggan yang buang air besar (BAB) di dalam bus oprator JDM 240090," kata Ayu dalam keterangannya.

Ayu mengatakan armada yang terdampak langsung ditarik dari operasional untuk menjalani pembersihan menyeluruh.

"Sebagai langkah cepat, armada yang terdampak langsung ditarik dari operasional untuk dilakukan proses pembersihan menyeluruh (deep cleaning) dan sterilisasi sebelum beroperasi kembali," ujarnya.

Transjakarta juga mengingatkan pelanggan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas transportasi publik. Ayu mengatakan seluruh armada bus dan fasilitas halte Transjakarta merupakan milik publik yang digunakan bersama setiap harinya.

"Kami mengingatkan kembali bahwa seluruh armada bus dan fasilitas halte Transjakarta adalah milik publik yang kita gunakan bersama setiap harinya. Untuk menjaga pengalaman perjalanan yang aman, sehat, dan menyenangkan, kami mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhatikan hal-hal berikut," kata Ayu.

Transjakarta mengimbau pelanggan yang merasa kurang sehat atau memiliki kebutuhan mendesak selama perjalanan untuk memanfaatkan toilet yang tersedia di halte. Pelanggan juga diminta segera menginformasikan kondisi tersebut kepada petugas di lapangan agar dapat dibantu.

"Bagi pelanggan yang merasa kurang sehat atau memiliki kebutuhan mendesak saat perjalanan, kami mengimbau untuk memanfaatkan fasilitas toilet yang tersedia di halte atau segera menginformasikannya kepada petugas di lapangan agar dapat dibantu," ujarnya.

Transjakarta juga telah melakukan evaluasi dan penanganan internal untuk mengantisipasi kejadian serupa.

"Evaluasi dan penanganan internal telah kami lakukan agar kejadian serupa dapat ditanggulangi lebih cepat secara berjenjang," tutup Ayu.