Ada Ledakan di Bandara Riyadh, Saudi, Wisatawan Dievakuasi

Ledakan keras terdengar dari Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (10/10). Reuters melaporkan belasan ambulans dikerahkan ke lokasi tersebut. Sejumlah turis juga dievakuasi dari tempat tersebut.
Insiden pada Sabtu ini terjadi di tengah meningkatnya serangan rudal oleh kelompok Houthi Yaman terhadap kerajaan tersebut. Bandara Riyadh telah diserang dua kali pekan ini, yang mengakibatkan empat orang tewas dan sejumlah lainnya terluka. Sebuah pesawat juga rusak akibat serangan tersebut.
Kantor media pemerintah Saudi dan otoritas penerbangan sipil Saudi belum berkomentar terkait insiden yang terjadi hari ini.
Situs pelacakan penerbangan flightradar24 menunjukkan bahwa semua penerbangan menuju Riyadh telah dialihkan atau dibatalkan. Hanya ada satu helikopter yang terlihat terbang di atas bandara.
Pihak bandara mengimbau penumpang untuk menghubungi maskapai penerbangan mereka secara langsung dan memeriksa status penerbangan sebelum menuju ke sana.
Etihad Airways dan Qatar Airways membatalkan sejumlah penerbangan ke Riyadh. Beberapa penerbangan bahkan berlaku hingga Senin (12/10).
Serangan Houthi pada Kamis dan sebelumnya pada pekan ini telah mendorong sejumlah maskapai untuk menangguhkan atau membatalkan layanan ke ibu kota Saudi tersebut.
Kelompok Houthi menyatakan bahwa pesawat komersial sebaiknya menghindari wilayah udara Saudi. Mereka menetapkan lokasi itu sebagai zona operasi militer setelah pemerintah Yaman yang didukung Saudi melancarkan serangan terhadap kelompok tersebut awal bulan ini.
