Akad Pernikahan di Balik Jeruji, Saat Tahanan Polrestabes Medan Nikahi Kekasih

Tak ada pesta besar, dekorasi mewah, atau keramaian seperti pernikahan pada umumnya. Selasa (15/9), sebuah akad pernikahan justru berlangsung di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan.
Di area ruang tunggu, tahanan berinisial DK (26) melangsungkan akad bersama kekasihnya.
Akad tersebut dapat terlaksana setelah keluarga DK mengajukan permohonan kepada pihak kepolisian. DK diketahui merupakan tahanan dalam kasus narkoba. Polisi tidak merinci kasus yang menjerat DK.
Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Gultom, mengatakan pihak kepolisian memberikan izin setelah keluarga DK mengajukan permohonan untuk melangsungkan pernikahan.
"Keluarganya mengajukan permohonan untuk menikahkan si tersangka itu, makanya diberikan," kata Nover saat dihubungi, Kamis (17/9).
Pernikahan itu sebenarnya telah direncanakan jauh sebelum DK berada di balik tahanan. Namun, rencana tersebut berubah setelah polisi menangkap DK.
"Memang pernikahan mereka itu sudah direncanakan. Namun, sebelum sampai dengan hari H-nya, ternyata sudah ditangkap polisi gitu," ujar Nover.
Meski berlangsung di ruang tahanan, prosesi akad tetap dihadiri penghulu dan keluarga. Pernikahan tersebut berlangsung sederhana dan khidmat.
Tak ada pesta mewah yang menghiasi hari bahagia mereka. Di tengah keterbatasan ruang tahanan, DK dan kekasihnya tetap melangsungkan akad pernikahan yang sebelumnya telah mereka rencanakan.
