Alexandria Islamic School Bekasi Bantah Ada Bullying: Siswa Berkelahi Spontan

Alexandria Islamic School, Bekasi, membantah adanya dugaan bullying di sekolahnya yang menimpa siswa kelas 7. Kasus ini mencuat setelah orang tua korban setelah pihak keluarga mengunggah kondisi dan cerita mengenai kejadian tersebut melalui Threads.
Deputi II Alexandria Islamic School, Didik R.D. Wibowo, mengatakan pihak sekolah telah meminta keterangan dari kedua siswa. Berdasarkan keterangan yang diperoleh sekolah, insiden bermula dari kesalahpahaman ketika keduanya berkomunikasi.
"Tidak benar bahwa telah terjadi bully di Alexandria Islamic School. Peristiwa yang sebenarnya terjadi merupakan kesalahpahaman antara dua orang siswa kelas 1 SMP, yaitu Keanu Alif Arzachel Zaen dengan Pangeran Al Hafidz, yang kemudian berujung pada perkelahian secara spontan," kata Didik, Senin (28/9).
Menurut pihak sekolah, peristiwa itu terjadi pada 17 September 2026 sekitar pukul 06.30 WIB di kamar tidur asrama. Karena terjadi di dalam kamar, insiden tersebut tidak diketahui secara langsung oleh Boarding Master.
Sekolah juga menjelaskan tidak memasang kamera pengawas di dalam kamar tidur siswa karena ruangan tersebut merupakan area privat. Kondisi inilah yang membuat pihak sekolah tidak memiliki rekaman CCTV mengenai kejadian tersebut.
Didik menuturkan atas kejadian tersebut pihak sekolah telah melakukan sejumlah langkah pada hari kejadian. Pertama memeriksakan kondisi kedua siswa di Unit Health Care. Siswa juga telah dibawa ke Rumah Sakit Siloam.
Pihak sekolah, lanjut Didik, juga langsung menghubungi orang tua siswa dan melakukan pendampingan. Didik juga memastikan mediasi telah dilakukan dengan kedua orang tua siswa.
"Namun mediasi tersebut belum mencapai kesepakatan karena salah satu pihak akan menempuh jalur hukum," ujarnya.
Didik mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan. Ia juga memastikan menghargai kebebasan informasi dan berpendapat, namun yang disampaikan harus sesuai fakta dan tidak bermaksud ingin merusak kredibilitas Alexandria Islamic School.
"Terhadap tindakan tersebut Alexandria Islamic School mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum," ujarnya.
