Andre Rosiade Pimpin Diklat Laskar Gerindra Sumbar, Tekankan Kader Berintegritas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu tersebut, diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Sumatra Barat. Para peserta berasal dari DPC Partai Gerindra serta kalangan anak muda yang menjadi bagian dari proses pengaderan partai.

Dalam kegiatan tersebut, Andre Rosiade bertindak sebagai pemimpin upacara pembukaan. Apel turut disaksikan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy serta sejumlah anggota DPR RI dan DPRD Sumbar dan DPRD Kabupaten/Kota.

Andre mengatakan, Diklat Laskar merupakan bagian penting dari proses pengaderan Partai Gerindra di Sumatera Barat. Melalui kegiatan tersebut, partai ingin membentuk kader yang memiliki disiplin, loyalitas, integritas serta memahami nilai-nilai perjuangan partai.

“Diklat Laskar ini merupakan bagian penting dari proses pengaderan Partai Gerindra di Sumatera Barat. Kita ingin kader-kader yang mengikuti kegiatan ini memiliki disiplin, loyalitas, integritas, serta memahami nilai-nilai perjuangan partai,” kata Andre.

Menurutnya, kader yang mengikuti diklat diharapkan mampu menjadi bagian dari kekuatan organisasi yang hadir dan bekerja bersama masyarakat.

Selain penguatan internal organisasi, Andre menyebut kader juga perlu memahami berbagai program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dengan demikian, kader memiliki bekal untuk menyampaikan informasi mengenai program pemerintah kepada masyarakat.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

“Kita juga ingin kader memahami program-program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga ketika berada di tengah masyarakat, mereka mampu menjelaskan program tersebut dengan baik. Ini bagian dari upaya kita memperkuat kapasitas dan kualitas kader Gerindra di Sumatera Barat,” ujarnya.

PIC Badilklat DPP Partai Gerindra di Sumbar, Masrul, mengatakan pendidikan dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan kader yang militan.

Menurutnya, militansi kader tidak hanya berkaitan dengan semangat, tetapi juga harus dibarengi pemahaman terhadap organisasi, kedisiplinan dalam menjalankan tugas serta komitmen terhadap perjuangan partai.

“Diklat ini merupakan bagian dari proses pendidikan dan pengaderan untuk menciptakan kader-kader yang militan. Militan dalam arti memiliki pemahaman terhadap organisasi, disiplin dalam menjalankan tugas, serta memiliki komitmen terhadap perjuangan partai,” kata Masrul.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat, Andre Rosiade memimpin upacara pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar di Camping Ground Kandih, Kota Sawahlunto, Jumat (18/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ia berharap para peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan selama diklat, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

“Kita berharap setelah mengikuti diklat ini, para peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas organisasi dan kehidupan bermasyarakat. Mereka harus memiliki karakter, semangat kebersamaan, kemampuan bekerja sama dan tanggung jawab sebagai kader,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Diklatlatsar Partai Gerindra Sumbar, Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari seluruh Sumatera Barat, termasuk kader-kader DPC dan kalangan anak muda.

“Tujuannya adalah kita ingin membentuk karakter kader yang solid, yang berdisiplin, berintegritas, berwawasan, dan paham mengenai platform perjuangan partai serta cita-cita partai,” kata Hidayat.

Hidayat menjelaskan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai AD/ART Partai Gerindra, manifesto perjuangan, yel-yel serta Mars Perjuangan Partai.

Selain itu, peserta berkesempatan berinteraksi dengan para pimpinan partai, baik yang berada di lingkungan eksekutif maupun legislatif. “Kita sangat egaliter, membaur, dan juga melakukan komunikasi dan koordinasi. Ketika kader-kader itu bisa memahami bagaimana manifesto perjuangan partai, itu intinya,” ujarnya.

Menurut Hidayat, diklat juga diarahkan untuk membentuk kader yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan memiliki semangat gotong royong.

Ia berharap para kader nantinya mampu menjadi ujung tombak partai di tengah masyarakat, termasuk dalam menyampaikan informasi mengenai sejumlah program strategis nasional.

“Kita berharap juga ujung tombak di bawah memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait program strategis nasional seperti MBG, KDMP, termasuk juga penegakan hukum, termasuk juga dalam rangka untuk kedaulatan bangsa yang lebih hebat ke depan,” katanya.

Diklat Laskar Kader Partai Gerindra Sumbar tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Minggu. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan pengaderan untuk memperkuat kapasitas, karakter dan pemahaman kader Partai Gerindra di Sumatera Barat.