Begal Bercelurit Serang Ibu di Serpong Tangsel, 6 Pelaku Diburu Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi begal. Foto: Maulana Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi begal. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Ibu bernama Evi Nurmalasari menjadi korban perampasan disertai kekerasan atau begal di kawasan Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (20/8) pagi. Insiden ini terjadi tak lama setelah korban mengantar anaknya ke Stasiun Rawa Buntu.

Adik korban, Putri, menuturkan kejadian berlangsung sekitar pukul 04.55 WIB saat kakaknya dalam perjalanan pulang ke rumah. Enam orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba mengadang korban di jalan.

"Kejadiannya kurang tahu persis, tapi itu sekitar subuh, karena saat itu kakakku tidak bawa ponsel, " kata Putri.

Para pelaku diduga langsung merampas sepeda motor yang dikendarai korban. Korban sempat terjatuh saat diadang.

Salah satu pelaku menyabetkan celurit hingga mengenai tangan kanan korban. Luka sayatan tersebut membuat tangan korban mengeluarkan banyak darah.

"Kakak saya diberhentikan enam orang tidak dikenal dan mereka bawa celurit. Celuritnya ditodongkan dan melukai kakak saya," ujar Putri.

"Kakakku mengalami luka sayatan di bagian tangan kanan dan penuh darah," tambahnya.

Putri menjelaskan, saat kejadian berlangsung kakaknya tidak membawa ponsel sehingga kronologi detik-detik penyerangan baru diketahui keluarga setelah korban berhasil diselamatkan. Korban kemudian dilarikan ke RS Columbia didampingi pihak Polres Tangerang Selatan.

Sebagai barang bukti, keluarga turut menyerahkan rekaman CCTV dari sebuah bengkel di sebelah Resto Piro yang diduga merekam momen kejadian. Setelah proses pelaporan, korban juga menjalani visum untuk kepentingan penyelidikan.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto, membenarkan tim penyidik Satreskrim telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

"Terkait dengan hal tersebut, penyidik Sat Reskrim telah melaksanakan cek dan olah TKP," ujar Yudhi saat dikonfirmasi Jumat (21/08).

Ia menambahkan, saat ini tim masih bekerja mengumpulkan informasi dan barang bukti guna mengungkap identitas para pelaku.

"Saat ini tim sedang bekerja dan melakukan penyelidikan atas peristiwanya. Mohon doanya agar segera dapat diungkap," tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, keenam pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.