BNPB: OMC Tak Bisa Dilakukan Jika Tak Ada Bibit Awan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prajurit TNI AU menaburkan garam saat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menggunakan pesawat NC-212i Cassa di kawasan udara Kalimantan Tengah, Selasa (9/7/2024).  Foto: Auliya Rahman/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Prajurit TNI AU menaburkan garam saat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menggunakan pesawat NC-212i Cassa di kawasan udara Kalimantan Tengah, Selasa (9/7/2024). Foto: Auliya Rahman/ANTARA FOTO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengatasi karhutla tidak dapat dilakukan apabila tidak terdapat bibit awan yang bisa disemai.

Plt Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan OMC membutuhkan keberadaan bibit awan di atmosfer agar penyemaian bahan semai dapat memicu terjadinya hujan.

“Ketika hari tanpa hujan, hari tanpa bibit-bibit awan di angkasa, tentu ini juga menyulitkan kita untuk melakukan penyemaian bibit-bibit garam,” kata Berton saat memaparkan perkembangan harian penanganan karhutla di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/9).

Menurutnya, apabila tidak terdapat awan yang dapat disemai, penebaran bahan semai tidak akan memberikan dampak terhadap pembentukan hujan.

“Kalau tidak ada (bibit awan), tentu tidak ada dampaknya, hanya menebarkan garam saja,” ujarnya.

OMC Dilakukan Jika Ada Potensi Hujan

Pelaksana Tugas (Plt) Kapusdatin BNPB Berton SP Panjaitan saat memaparkan perkembangan harian penanganan bencana karhutla di Indonesia, di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Berton mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu pertimbangan dalam pelaksanaan OMC. Saat tidak ada potensi pembentukan awan, operasi tersebut tidak dilakukan.

“Hal tersebut tidak terjadi di beberapa tempat sehingga kami tidak melakukan operasi modifikasi cuaca,” katanya.

Meski demikian, BNPB akan tetap memanfaatkan peluang sekecil apa pun apabila terdapat potensi untuk menghasilkan hujan di wilayah terdampak karhutla.

“Tetapi, ketika sedikit apa pun potensi untuk memaksimalkan terjadinya hujan, kami akan melaksanakannya,” tuturnya.