Dasco Bantah Isu PHK di Tokopedia: Penataan, Ada yang Ambil Kompensasi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad membantah adanya PHK sebanyak 90 persen karyawan di TikTok & Tokopedia e-Commerce. Pernyataan itu ia sampaikan usai bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan TikTok Indonesia.
Dasco menjelaskan, TikTok Indonesia hanya melakukan penataan ulang usai Tokopedia diakuisisi oleh TikTok. Di tengah prosesnya, sejumlah karyawan memilih resign dan mengambil paket kompensasi.
“Enggak ada, enggak ada (PHK). Jadi, tadi tuh pihak TikTok-nya itu kita panggil dari TikTok China maupun tadi TikTok di Indonesia. Jadi memang Tokopedia itu kan diakuisisi oleh TikTok Shop yang juga banyak lini usaha,” ucapnya di DPR, Senin (6/7).
“Nah, jadi dalam usaha penataan itu, memang sudah ada yang kemudian mengambil kompensasi karena jumlahnya besar dan bekerja di tempat lain. Tapi, ada juga yang sudah mengambil kompensasi, tapi kemudian juga disalurkan di grup-grup anak TikTok gitu,” tambahnya.
Ia mengatakan, jumlah karyawan yang mengambil kompensasi ada sekitar 200 orang.
“Jadi, yang ngambil kompensasi tuh baru sekitar 200-an aja dan yang sudah disalurkan, tadi saya belum tepat angkanya berapa. Yang bekerja di tempat lain juga sudah ada beberapa,” ujar Dasco.
Terkait isu TikTok & Tokopedia e-Commerce akan pindah ke China, Dasco juga membantah. Katanya, pihak luar bahkan ingin berinvestasi di Indonesia.
“Justru pihak luar itu melakukan melakukan investasi di sini yang kalau menurut paparan tadi cukup besar,” tandasnya.
