Dibawa KPK ke Jakarta Usai OTT, Bupati Klaten Hamenang: Saya Minta Maaf

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) ke Jakarta menggunakan Kereta Api, Kamis (15/10).
Pantauan kumparan, KPK keluar dari Mapolresta Klaten pukul 22.30 WIB membawa Bupati Klaten bersama belasan ASN. Mereka kemudian masuk ke mobil Avanza warna hitam.
Hamenang yang memakai masker, kaus hitam dan topi sempat menandatangani surat kuasa pada pengacaranya sebelum masuk ke dalam mobil. Ia berada di mobil terdepan dan disusul bersama lima mobil lainnya menuju Stasiun Klaten.
Sebelum pergi, Hamenang sempat meminta maaf atas kasus yang menjeratnya.
"Mohon saya dimaafkan kalau ada salah. Saya mengikuti proses hukum yang berlaku. Mohon maaf telah mengecewakan," kata Hamenang sambil jalan masuk mobil KPK, Kamis (15/10) malam.
Kapolresta Klaten Kombes Pol. Ari Cahya Nugraha, buka suara terkait KPK yang memeriksa sejumlah orang yang diduga terkena OTT KPK, Kamis (15/10).
Ia membenarkan bahwa tim KPK melaksanakan kegiatan penangkapan terhadap sejumlah orang di Klaten.
“Polresta Klaten memberikan dukungan berupa tempat untuk pemeriksaan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung,” ujar Ari di Mapolresta Klaten, Kamis (15/10).
Dikatakannya, tim dari KPK melaksanakan giat penangkapan beberapa oknum yang diduga terkait dengan tindak pidana yang sedang ditangani oleh tim KPK.
Ari mengatakan sejumlah orang yang diamankan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Klaten sejak Kamis pagi. Hingga Kamis malam, proses pemeriksaan oleh tim KPK masih berlangsung.
“Pelaksanaannya dari tadi pagi sampai saat ini masih berjalan. Masih kita amankan proses pelaksanaan pemeriksaannya,” katanya.
Ditannya apakah Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo termasuk orang yang diperiksa, Ari mengatakan informasi tersebut telah terkonfirmasi.
Meski demikian, ia mengaku belum bertemu dengan pihak yang diperiksa karena tidak ingin mengganggu pekerjaan tim KPK.
