Kepala Bappisus Bicara soal Pemilik Hunian hingga Temuan Miras di Lapas Cibinong

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) RI Aries Marsudiyanto belum mengungkapkan pemilik hunian di Lapas Kelas IIA Cibinong dalam inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI pada Rabu, (23/9).
Informasi mengenai hunian tersebut termasuk dugaan adanya transaksi dan minuman keras, kata Aries, akan disampaikan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
“Mengenai teknis ya, bagaimana itu tentang hunian dan lain sebagainya, apakah ada transaksional di situ ya, adanya miras dan lain sebagainya, nanti akan diumumkan saja oleh pihak Kementerian Imipas ya. Karena saat ini saya tidak mau mendahului untuk hal itu ya,” kata Aries dalam konferensi pers di kantor Ombudsman RI, Selasa (29/9).
Aries menyatakan proses penyelidikan terhadap persoalan tersebut perlu dilakukan secara benar. Ia mengaku telah berpengalaman menangani dan menyelidiki persoalan serupa.
“Namun percayalah ya, kita udah profesional, saya udah profesional ya, udah lama juga dulu di satuan untuk menanggapi, menyelidiki hal-hal seperti ini ya. Secara teknis nggak terlalu susah ya, hanya kita mau melakukan dengan benar atau tidak. Ya itu yang jadi masalah,” tuturnya.
Aries sebelumnya menyebut Menteri Imipas meminta waktu satu minggu untuk menindaklanjuti kasus di Lapas Cibinong. Hasil investigasi tersebut diperkirakan disampaikan pada Jumat (2/10).
Sebagai tambahan informasi, sebelumnya Kemenimipas juga telah menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Kelas IIA Cibinong untuk menjalani pemeriksaan.
Mereka yakni Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib), serta Kepala Urusan Umum.
Menanggapi hal itu, Aries mengatakan keputusan mengenai sanksi lanjutan terhadap para pejabat tersebut akan menunggu hasil penyelidikan.
“Selanjutnya menunggu hasil penyelidikan, ya nanti apakah punishment-nya dicopot, atau bahkan lebih! Kalau ada tindak pidana, kita akan usut juga sampai unsur pidananya,” tandas Aries.
