Menkes Ungkap 2 RS Lapangan di NTT Sudah Beroperasi, Tangani Pasien Patah Tulang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis bersiaga di dalam tenda darurat untuk pasien di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis bersiaga di dalam tenda darurat untuk pasien di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengungkap dua rumah sakit lapangan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah beroperasi. Rumah sakit tersebut sudah dapat melakukan operasi, terutama untuk menangani pasien patah tulang.

Pernyataan itu disampaikan Budi dalam agenda pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TB) di SMA A. Wahid Hasyim Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/8).

“Itu sudah beroperasi kemarin dan sudah bisa melakukan operasi terutama patah tulang. Karena banyak sekali yang patah tulang di sini, di sini, di sini. Sekarang sudah beroperasi,” tutur Budi.

Sebelumnya, Budi mengatakan dirinya datang ke NTT untuk membangun dua rumah sakit mobile atau rumah sakit lapangan yang dapat melakukan operasi secara steril.

“Kemarin saya datang khusus untuk membangun dua rumah sakit mobile, rumah sakit lapangan, yang bisa melakukan operasi di lapangan bola secara steril sama seperti di rumah sakit,” ujarnya.