Pelajar di Prancis Ditangkap Usai Tembak Kepsek-Guru, Ortu Ikut Ditahan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi berpatroli di luar sekolah menengah pertama Joseph-Lakanal setelah kepala sekolah ditembak oleh seorang remaja. Foto: Miguel Medina/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berpatroli di luar sekolah menengah pertama Joseph-Lakanal setelah kepala sekolah ditembak oleh seorang remaja. Foto: Miguel Medina/AFP

Penembakan terjadi di sekolah menengah Joseph-Lakanal di kota Aubagne, Prancis. Pelakunya seorang pelajar laki-laki berusia 14 tahun.

Dalam aksi tersebut, ia menembakkan senapan berburu ke kepala sekolah hingga guru. Tindakannya berhasil dihentikan oleh seorang staf di sekolah tersebut.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Marseille, Audrey Jouaneton, dikutip dari AFP, menerangkan pelaku membawa senjata laras panjang. Senapan itu disimpan dalam tas gitar.

Menurut Jouaneton, pelaku melepaskan empat tembakan, termasuk di dalam ruang kelas yang ditempati oleh guru dan murid.

Pihak berwenang mengatakan kepala sekolah dan seorang guru menjadi korban, meski begitu mereka tidak dalam kondisi kritis.

“Tersangka, karena alasan yang belum diketahui, menembaki kepala sekolah, yang terkena hujan pelet di bagian paha dan punggung bawah,” kata Jacques Witkowski, prefek wilayah Bouches-du-Rhone.

Witkowski melanjutkan, pelaku kemudian menembaki guru kedua, yang terkena tembakan di pahanya sebelum seorang anggota staf melucuti senjatanya.

“Tersangka tidak diketahui memiliki riwayat kenakalan atau radikalisasi,” tambah Witkowski.

Investigasi terhadap percobaan pembunuhan telah dibuka.

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nunez, yang mengunjungi lokasi kejadian, mengatakan orang tua tersangka telah ditahan.

"Para penyelidik berusaha memahami bagaimana anak muda ini bisa memegang senjata tersebut," kata Nunez kepada wartawan.