Polisi Periksa KSOP Tanjung Perak Terkait KM Virgo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: Humas Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kapal Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto: Humas Polri

Pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak diperiksa terkait insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Kapal itu ditemukan dalam kondisi terbalik dan kini tim SAR masih melakukan pencarian terhadap para korban.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di Kantor Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Jawa Timur (Ditpolairud Polda Jatim). Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara, membenarkan adanya pemeriksaan itu. Pihak yang diperiksa ialah Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun.

"Ada pemeriksaan pemanggilan kepada KSOP dari penyidik Kalimantan Selatan kepada KSOP, Kepala Syahbandar ya, di Ditpolair ya," kata Arman kepada kumparan.

Namun, kata Arman, pemeriksaan tersebut dilakukan oleh pihak kepolisian Kalimantan Selatan. Sebab, penanganan hukum insiden Kapal Virgo Transport 8 ini ditangani oleh kepolisian Kalimantan Selatan.

"Pinjam tempat untuk melaksanakan pemeriksaan kepada KSOP maupun karyawan KSOP gitu. LP-nya udah di sana dibuat," ucapnya.

Arman mengatakan bahwa pihaknya hanya sebagai perbantuan pencarian dan pertolongan insiden Kapal Virgo Transport 8.

"Kalau penanganan pidana itu di Kalimantan Selatan semuanya yang melaksanakan. Polair Jatim ini cuma memberikan supporting yang sifatnya SAR, yang sifatnya penolong, begitu," kata dia.

"Kalau masalah terjadinya KMP Virgo itu titiknya masuk ke Kalimantan Selatan ya. Karena kejadiannya lebih dekat dan masuk di wilayah perairan Kalimantan Selatan. Walaupun dikatakan bahwasanya di Masalembu Barat Daya, ada lebih kurang 84 nautical mile. Jadi lebih dekat ke Kalimantan Selatan. Sehingga penyidikannya, LP-nya, locus delicti-nya dilaksanakan Kalimantan Selatan," imbuhnya.