Prabowo Ratas Virtual Bahas Karhutla: Tak Boleh Ada Lagi Pembakaran

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9). Rapat tersebut membahas perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatra hingga penanganan pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat juga membahas kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa dan delapan orang yang hilang di Selat Sunda. Sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait mengikuti rapat tersebut.

"Rabu sore, 16 September 2026, dari Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Kalimantan dan Sumatra, kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 di Laut Jawa dan 5 jurnalis di Selat Sunda, pencarian korban, serta pascagempa NTT," kata Teddy dalam unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet, Rabu (16/9).

Dalam rapat tersebut, Teddy menjelaskan Prabowo menekankan pentingnya memperkuat pencegahan karhutla. Pemerintah diminta mendorong pengolahan lahan tanpa bakar, termasuk dengan menyediakan alat dan pendampingan bagi masyarakat.

"Tidak boleh ada lagi pembakaran hutan dan lahan dengan alasan apa pun. Penanganan karhutla harus tegas, menyeluruh, dan diperkuat dengan pencegahan sejak dari sumbernya," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Teddy menuturkan, Prabowo juga meminta agar tidak ada peraturan daerah yang memberikan ruang bagi pembukaan lahan dengan cara membakar berdasarkan izin kepala daerah.

Selain itu, setiap pihak yang terbukti melakukan pembakaran maupun lalai mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan diminta ditindak tegas.

"Melarang keras adanya peraturan daerah yang mengatur pembukaan lahan dengan cara membakar berdasarkan izin kepala daerah," kata Teddy.

Dalam rapat itu, disebutkan pula laporan Kapolri mengenai lebih dari 95 korporasi yang melanggar. Prabowo meminta penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan atau lalai mencegah pembakaran hutan dan lahan.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Selain karhutla, Teddy menegaskan Prabowo meminta pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 dan delapan orang yang hilang di Selat Sunda dimaksimalkan.

"Memaksimalkan pencarian korban KMP Virgo Transport 8 dan 8 orang yang hilang di Selat Sunda," ucap dia.

Menteri Perhubungan juga diminta terus memberikan informasi kepada keluarga korban serta memastikan hak-hak keluarga terpenuhi.

"Memerintahkan Menteri Perhubungan terus memberi informasi kepada pihak keluarga serta memastikan hak keluarga korban terpenuhi serta investigasi kecelakaan kapal dilakukan secara mendalam dan objektif," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat virtual bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan kepala BNPB, BMKG, Basarnas dan Geologi untuk memonitor perkembangan penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Prabowo turut meminta penanganan pascagempa NTT dipercepat. Penanganan tersebut mencakup pemberian bantuan stimulan, penyediaan hunian sementara, hingga pembangunan kembali rumah warga yang terdampak gempa.

"Mempercepat penanganan pascagempa NTT, termasuk bantuan stimulan, hunian sementara, dan pembangunan kembali rumah terdampak," kata dia.

Presiden menegaskan pemerintah harus hadir dengan respons cepat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Rapat tersebut dihadiri antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.