Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur Terbakar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. TNWK
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. TNWK

Kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, dilanda kebakaran. Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan kobaran api yang melanda kawasan sejak Jumat (21/8).

Peristiwa kebakaran itu sempat terekam kamera warga dan beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat langit malam berubah menjadi merah pekat akibat kepulan asap dari area yang terbakar.

Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Zaidi, membenarkan adanya kebakaran tersebut. Ia mengatakan, petugas telah melakukan upaya pemadaman sejak Jumat (21/8).

"Teman-teman kami masih berjibaku di lapangan sejak siang kemarin (Jumat, 21 Agustus 2026)," kata Zaidi saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8).

Zaidi menyebut proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kondisi lahan yang kering, minimnya sumber air, hingga medan yang sulit dijangkau kendaraan.

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. TNWK

"Kondisi lapangan sangat kering dan tidak ada air. Kendaraan tidak bisa masuk ke lokasi, harus jalan kaki," ujarnya.

Ia menjelaskan, petugas saat ini masih fokus melakukan upaya pemadaman dan melokalisir titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Terkait luas lahan yang terbakar, pihak TNWK belum dapat memastikan karena petugas masih berada di lapangan untuk penanganan kebakaran.

"Teman-teman lagi berjibaku di lapangan, belum bisa kita mintain dokumentasi. Butuh bantuan personel, logistik dan mesin pompa portable," ungkapnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, tim yang berada di lokasi terdiri dari petugas TNWK, TNI, serta masyarakat. Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pemadaman terhadap sisa kobaran api.