Tas Penumpang Isi Laptop Hilang 2 Hari, KAI Commuter Tangkap Pencurinya

Seorang pengguna Commuter Line kehilangan tas berisi laptop dan telepon seluler di dalam KRL di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (29/9) sekitar pukul 05.00 WIB. Terduga pelaku pencurian tersebut kemudian berhasil diamankan petugas KAI Commuter di Stasiun Tebet pada Kamis (1/10).
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, laporan kehilangan tersebut ditindaklanjuti petugas keamanan KAI Commuter setelah pengguna menyertakan surat kehilangan dari pihak berwajib.
“Dari laporan pengguna dan surat kehilangan dari pihak berwajib, petugas terkait menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV analytic, dan petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Dari hasil penelusuran, terduga pelaku dengan membawa ciri-ciri tas ransel dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic,” kata Leza dalam keterangannya.
Dari hasil penelusuran rekaman CCTV tersebut, keberadaan terduga pelaku kemudian terdeteksi di Stasiun Universitas Indonesia saat hendak menaiki KRL relasi Bogor-Jakarta Kota.
“Petugas segera berkoordinasi untuk melakukan pengamanan,” kata Leza.
Terduga pelaku kemudian diamankan pada Kamis (1/10) sekitar pukul 05.40 WIB saat turun dari Commuter Line No. 1153 relasi Bogor-Jakarta Kota dan hendak keluar dari Stasiun Tebet.
“Terduga pelaku berhasil diamankan pada saat turun dari Commuter Line dan akan keluar dari Stasiun Tebet,” tambahnya.
Setelah diamankan, terduga pelaku dibawa ke pos pengamanan Stasiun Tebet untuk dimintai keterangan. Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah mengambil tas milik pengguna.
Tas tersebut diketahui berisi laptop, telepon seluler, dompet, dan kartu identitas. Terduga pelaku juga menyampaikan bahwa laptop masih berada di rumahnya, sedangkan tas dan dompet telah dibuang.
“Petugas KAI Commuter kemudian menghubungi pengguna yang melaporkan kehilangan tas ransel untuk datang ke Stasiun Tebet. Pada pukul 09.01 WIB, hari ini, pengguna tiba di Stasiun Tebet dan bertemu dengan terduga pelaku,” kata Leza.
Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, korban menyatakan akan melanjutkan perkara tersebut melalui proses hukum.
KAI Commuter kemudian berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Terduga pelaku selanjutnya diserahterimakan kepada Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Leza mengatakan KAI Commuter terus berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna Commuter Line. Penelusuran melalui CCTV menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam menindaklanjuti laporan pengguna terkait kejadian kriminalitas di dalam perjalanan maupun di stasiun.
“Ini menjadi bukti bahwa KAI Commuter tetap responsif, dan pasti mengambil tindakan atas hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna,” ungkap Leza.
