Truk Muatan Kertas Tabrak 2 Truk hingga Rumah Warga di Gempol Pasuruan, 3 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Basarnas mengevakuasi korban kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer bermuatan gulungan kertas dan sejumlah kendaraan di Jalan Nasional Surabaya-Malang, Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026). Foto: Dok. Kantor Basarnas Surabaya
zoom-in-whitePerbesar
Tim Basarnas mengevakuasi korban kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer bermuatan gulungan kertas dan sejumlah kendaraan di Jalan Nasional Surabaya-Malang, Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026). Foto: Dok. Kantor Basarnas Surabaya

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Surabaya-Malang, tepatnya di Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7). Truk bermuatan gulungan kertas menabrak dua truk lainnya, sejumlah sepeda motor hingga rumah warga. Tiga orang meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Kecelakaan berawal saat truk kertas melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan itu terlibat tabrakan beruntun. Dalam insiden itu sebuah truk diesel dan sejumlah motor ringsek.

Truk bermuatan kertas tersebut kemudian terus melaju hingga menghantam truk tangki, lalu terguling ke kiri jalan dan menabrak sejumlah rumah warga.

"Korban meninggal dunia di lokasi sebanyak tiga orang. Sementara beberapa korban luka telah dibawa ke rumah sakit," kata Kanit Lantas Polsek Gempol, Ipda Bagus saat dikonfirmasi, Senin (27/7).

Tim Basarnas mengevakuasi korban kecelakaan maut yang melibatkan truk trailer bermuatan gulungan kertas dan sejumlah kendaraan di Jalan Nasional Surabaya-Malang, Dusun Mojorejo, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026). Foto: Dok. Kantor Basarnas Surabaya

Belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan pihaknya mengevakuasi sopir truk yang terjepit di kursi kemudi akibat kecelakaan itu.

"Tim Basarnas berusaha membuat akses untuk mengeluarkan sopir menggerakkan tangan, kemudian tim Basarnas meminta bantuan pengecekan dari tim medis RS Pusdik Brimob Watukosek," ujar Nanang.

Dari hasil pengecekan, ada tanda vital kehidupan, namun lemah.

"Proses evakuasi dilanjutkan dengan hati-hati untuk mengeluarkan korban," ujarnya.

Sekitar pukul 10.09 WIB, sopir berhasil dievakuasi keluar dari kemudi truk. Setelah itu, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk penanganan medis.

"Terakhir kondisi dicek oleh pihak RS Pusdhik Sabhara Porong masih ada teraba nadi lemah kemudian diberikan bantuan oksigen saat proses evakuasi," katanya.