Konten dari Pengguna

Mengenal Faktor Timbulnya Pergerakan Nasional

Fadhilah Nur Aini Putri

Fadhilah Nur Aini Putri

Halo saya Fadhilah Nur Aini Putri, biasa dipanggil lala / putri. saya seorang mahasiswa jurusan sejarah di Universitas Negeri Semarang yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 Pendidikan Sejarah.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fadhilah Nur Aini Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Munculnya pergerakan nasional Indonesia disebabkan oleh dua faktor, yaitu dalam negeri dan luar negeri. Faktor-faktor tersebut berpotensi untuk mempercepat kebangkitan gerakan nasionalis, tetapi tanpa faktor-faktor tersebut pergerakan nasional akan tetap muncul, hanya sedikit lebih lambat dari waktu ke waktu.

Munculnya pergerakan nasional didasarkan pada apa yang dirasakan oleh lapisan terpelajar, yaitu kesadaran akan nasib bangsa yang dijajah. Pergerakan nasional di Indonesia yang dipimpin oleh kelompok pendidikan ditandai dengan berdirinya organisasi BUDI UTOMO pada tanggal 20 Mei 1908. Lahirnya pergerakan nasional tidak dapat dipisahkan dari kebijakan politik etis dan pelaksanaan Pendidikan kolonial Belanda di Indonesia.

sumber : pribadi
zoom-in-whitePerbesar
sumber : pribadi

Keyakinan bahwa pergerakan nasional lebih ditentukan oleh faktor nasional dan akan muncul dengan sendirinya tanpa pengaruh dari luar. Pengalaman dalam perlawanan lokal yang gagal. Karena Adanya ketergantungan pada kepala feodal atau penguasa lokal menyebabkan perjuangan tidak terlaksana, sehingga mudah untuk dihancurkan oleh penjajah.

Oleh karena itu, Bangsa Indonesia mengubah strategi perjuangan dalam melawan penjajah. Faktor-faktor yang muncul di dalam negeri untuk mengerahkan seluruh negeri adalah sebagai berikut:

1. Terus-menerus menghadapi tekanan dan penderitaan, sehingga bangsa Indonesia harus bangkit melawan penjajah.

2. Ada semangat bersama yang hidup dalam cengkeraman penjajah. Maka timbullah semangat bersatu untuk mendirikan suatu bangsa.

3. Memiliki rasa kebanggaan nasional, karena cita-cita untuk menguasai tanah air dan hak bangsa untuk menentukan nasib sendiri.

Padahal, faktor-faktor tersebut sudah lama tersimpan dalam hati masyarakat Indonesia dalam upaya melepaskan diri dari belenggu penjajahan saat itu. Namun, kondisi saat itu tidak memungkinkan terjadinya pertempuran. Maka dengan kapasitas ini, kita harus membangkitkan semangat kebangsaan. Kebangkitan nasional adalah hal yang tepat untuk dilakukan dan masih membutuhkan waktu yang tepat.

Demikian pula dengan faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan nasionalis yang sebagian besar berasal dari luar negeri, agar gerakan nasionalis dapat segera muncul. Faktor asing dapat mempercepat munculnya gerakan nasionalis, antara lain:

1.Keberadaan ideologi baru yaitu liberalisme dan hak asasi manusia, setelah Perang Revolusi Amerika pada tahun 1774-1783 dan Revolusi Prancis pada tahun 1789.

2. Penerapan sistem pendidikan Barat dalam pelaksanaan kebijakan Politik Etis pada tahun 1902 yang memberikan wawasan kepada siswa Indonesia.

3.Kemenangan perang melawan Rusia oleh Jepang pada tahun 1905, meningkatkan kepercayaan rakyat Asia-Afrika dalam melawan orang kulit putih.

4.Gerakan Turki Muda pada tahun 1896-1918, Menanamkan dan Mengembangkan Nasionalisme Turki pada ideologi lapisan terpelajar.

5.Gerakan Pan Islamisme, yang digagas oleh Jamaluddin al Afghani, untuk menghancurkan pemecah dan menghilangkan imperialisme Barat. Gerakan ini melahirkan nasionalisme di negara terjajah dan anti imperialis.

Faktor internal dan eksternal hanya dapat mempercepat proses perjuangan. Namun, untuk negara yang didominasi oleh pertumpahan darah melawan penjajah, semangat kebangsaannya lebih kuat karena dilatarbelakangi oleh rasa cinta tanah air. Tekad dan keinginan yang kuat merupakan modal kemenangan dalam melawan penjajah dan terbebas dari kolonialisme pada masa itu.