Konten dari Pengguna

Mahasiswa Kupu-Kupu vs Kura-Kura? Edisi Sistem Informasi

Fadhila Aditya

Fadhila Aditya

Mahasiswa Aktif Program Studi Sistem Informasi - Universitas Pembangunan Jaya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fadhila Aditya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia perkuliahan tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan istilah mahasiswa kupu-kupu yang merupakan singkatan dari mahasiswa kuliah pulang dan ada juga istilah mahasiswa kura-kura atau mahasiswa kuliah rapat.

Kedua istilah ini memiliki karakteristik masing-masing. Misalnya sebagai mahasiswa kupu-kupu dia biasanya cenderung menyendiri dan tidak suka berorganisasi atau bersosialisasi dengan orang lain. Menjadi mahasiswa kupu-kupu sendiri sebenarnya tidak selalu buruk karena mereka pasti memiliki alasan tersendiri. Sementara mahasiswa kura-kura sebaliknya, mereka biasanya selalu terlihat seperti seorang aktivis, penuh dengan pertemuan aktif dan prestasi di bidang akademik yang biasanya kacau, bahkan sampai ada yang mengira mereka akan lulus lama atau akan menjadi mahasiswa abadi karena hanya sibuk dengan rapat dan kumpul-kumpul mereka.

Setelah kita mengetahui pengertian dari kedua istilah tersebut saya akan memberikan beberapa kelebihan dan kekurangan ketika kita menjadi mahasiswa kupu-kupu maupun kura-kura di Jurusan Sistem Informasi.

Mahasiswa Kupu-Kupu

Setelah kita mengetahui pengertian dari kedua istilah tersebut. Saya akan membahas kelebihan dan kekurangan mahasiswa kupu-kupu.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan ketika kita menjadi mahasiswa kupu-kupu.

1. Memiliki banyak waktu luang untuk mempelajari hal-hal baru

Di jurusan sistem informasi banyak hal-hal baru yang dapat kita pelajari selain yang diajarkan dari kampus. Contohnya seperti mempelajari bahasa pemrograman baru atau mengikuti sebuah pelatihan khusus agar kita bisa mempelajari lebih dahulu pelajaran-pelajaran yang akan kita dapatkan di semester berikutnya.

2. Bisa lebih fokus kuliah

Menjadi mahasiswa kupu-kupu juga bisa membuat seorang mahasiswa lebih fokus untuk mengikuti kuliah. Mereka dapat lebih fokus belajar agar IPK mereka nanti bisa membuat mereka cepat lulus kuliah dan mendapat pekerjaan.

3. Dapat melakukan magang

Pengalaman magang dapat membuat mereka siap menghadapi dunia kerja nanti. Bukan hanya menambah pengalaman, mereka juga bisa mendapatkan lebih banyak teman dari berbagai bidang keahlian.

4. Dapat mengeksplorasi berbagai kegiatan lain yang kamu sukai

Para mahasiswa kupu-kupu ini terkadang mengalami bosan atau stres dengan pelajaran ataupun kegiatan-kegiatan kuliah, dengan melakukan kegiatan yang mereka sukai ini dapat mengatasi rasa jenuh dan bosan yang mereka rasakan.

Nah, yang tadi adalah kelebihan ketika kita menjadi mahasiswa kupu-kupu atau mahasiswa yang setelah kegiatan kuliah langsung pulang. Selanjutnya yang kita bahas ini adalah kekurangan dari mahasiswa kupu-kupu tersebut.

Berikut adalah kekurangan ketika menjadi mahasiswa kupu-kupu :

1. Mendapatkan sedikit teman di dunia perkuliahannya

Karena mahasiswa kupu-kupu ini kerjaannya hanya kuliah lalu pulang, mereka jadi memiliki sedikit teman di kampusnya. Padahal ketika kita mempunyai banyak teman di kampus, teman tersebut bisa berguna menjadi relasi kita ketika lulus nantinya.

2. Kurang update terhadap informasi perkuliahan di kampus

Dengan sedikitnya teman yang mereka miliki di kampus, mereka menjadi kesulitan untuk mendapatkan informasi tentang kegiatan-kegiatan di kampus.

3. Sulit mendapatkan kelompok

Di Jurusan Sistem Informasi sering sekali mendapat tugas yang harus dikerjakan secara berkelompok. Memiliki sedikit teman membuat mereka terkadang sulit dalam mendapatkan kelompok.

4. Minim pengalaman di organisasi

Pengalaman dalam berorganisasi itu juga sangat berguna dalam dunia kerja nanti. Karena di dalam organisasi kita belajar caranya bertanggung jawab, bekerja sama, menentukan prioritas, dan mengatur waktu.

Mahasiswa Kura-Kura

Setelah kita membahas tentang kelebihan dan kekurangan menjadi mahasiswa kupu-kupu, kali ini kita akan membahas istilah yang kedua yaitu mahasiswa kura-kura atau mahasiswa yang kerjaannya hanya kuliah dan rapat.

Berikut ini adalah beberapa kelebihan ketika kita menjadi mahasiswa kura-kura:

1. Mengenal banyak orang

Organisasi biasanya menjadi tempat berkumpulnya para mahasiswa kura-kura. Mengadakan rapat dan mengerjakan laporan sepertinya sudah menjadi makanan sehari-hari bagi mereka. Organisasi merupakan tempat berkumpulnya mahasiswa dari semester pertama hingga semester akhir. Tidak heran jika dengan mengikuti suatu organisasi kita bisa bertemu dengan orang-orang baru dari berbagai tempat di kampus.

2. Mempunyai bekal untuk memasuki dunia kerja

Efek menjadi mahasiswa kura-kura yang satu ini biasanya kita rasakan ketika sudah lulus kuliah dan mencari pekerjaan. Kebanyakan dari perusahaan memberikan nilai plus tersendiri untuk para pelamar yang memiliki pengalaman dalam berorganisasi.

3. Memiliki tempat untuk bertanya

Bergabung dengan sebuah organisasi membuat kita lebih dikenal oleh dosen maupun staf kampus. Berkenalan dengan dosen atau staf kampus memudahkan mereka untuk bertanya seputar dunia perkuliahan.

Setelah selesai membahas kelebihan-kelebihan menjadi mahasiswa kura-kura, sekarang kita akan membahas kekurangannya.

Berikut adalah kekurangan menjadi mahasiswa kura-kura:

1. Kurangnya waktu untuk fokus ke dalam pelajaran

Karena, yang dilakukan mahasiswa kura-kura ini hanya kuliah rapat saja. Mereka jadi kekurangan waktu untuk fokus pada pelajaran dan tugas-tugas mereka. Akibatnya, IPK mereka menjadi rendah karena tugas-tugas banyak yang terlalaikan.

2. Kurangnya waktu istirahat

Waktu istirahat mahasiswa kura-kura biasanya hanya sedikit, karena mereka terlalu sibuk dengan rapat dan kegiatan di organisasi.

3. Kurang bergaul dengan teman satu kelas

Dikarenakan mahasiswa kura-kura ini kerjaannya hanya mengikuti kegiatan atau rapat diorganisasi, mereka jadi kurang memiliki waktu bergaul bersama teman-teman sekelasnya.

Setelah kita telah membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura. Menurut saya kedua tipe mahasiswa tersebut sama-sama menguntungkan. Karena, mahasiswa kupu-kupu dan mahasiswa kura-kura sama-sama memiliki kelebihan masing-masing.

Kalau kemudian ditanya, lebih baik menjadi mahasiswa kupu-kupu atau mahasiswa kura-kura jawabannya masih sama yaitu keduanya. Karena kita bisa menjadi mahasiswa kura-kura di empat sampai enam semester awal setelah itu baru kita bisa menjadi mahasiswa kupu-kupu karena di semester enam ke atas sudah saatnya kita berhenti mengikuti organisasi atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Nahh, jika seperti itu saya rasa kita semua jadi mendapatkan semua manfaat menjadi mahasiswa kupu-kupu maupun mahasiswa kura-kura.

Ilustrasi mahasiswa berorganisasi. Foto : Shutterstock