BMKG Catat 5.688 Gempa Susulan di NTT, 130 di Antaranya Dirasakan Warga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 5.688 gempa bumi susulan setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berdasarkan pemutakhiran data hingga Minggu (23/8) pukul 05.00 WIB, gempa susulan terbesar tercatat 6,2 magnitudo. Sedangkan yang terkecil 1,1 magnitudo.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 32 gempa memiliki magnitudo di atas 5, sementara 130 gempa dirasakan oleh masyarakat.
BMKG menyebut, grafik peluruhan gempa mulai menunjukkan pola penurunan. Dengan kondisi tersebut, aktivitas gempa susulan diperkirakan masih berlangsung sekitar 3-4 minggu setelah gempa utama.
Sebelumnya BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 magnitudo di NTT. Pendataan kerusakan terus dilakukan secara paralel dengan penanganan fase tanggap darurat.
BNPB melalui Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi telah menerjunkan tim ke tujuh kabupaten terdampak untuk mempersiapkan proses verifikasi dan validasi data kerusakan rumah.
Berdasarkan pembaruan data pada hari kedelapan atau Sabtu (22/8), dari 53.971 rumah rusak, sebanyak 19.006 unit masuk kategori rusak berat, 11.777 unit rusak sedang, dan 23.188 unit rusak ringan. Kerusakan tersebar di tujuh kabupaten terdampak.
