Cak Imin Dukung Prioritas BGN Beri MBG ke Ibu Hamil-Menyusui dan Balita

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengantarkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan menyusui di Desa Pengkok, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengantarkan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil dan menyusui di Desa Pengkok, Kedawung, Sragen, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendukung penetapan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai kelompok prioritas dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, fokus pada tiga kelompok tersebut merupakan langkah yang tepat untuk mempercepat penanganan stunting sekaligus memastikan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Saya sangat menyambut baik kepemimpinan BGN yang baru, tentu dengan evaluasi cara kerja, skala prioritas. Yang paling penting adalah memilih skala prioritas,” ujar Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6).

Ketua Umum PKB itu menilai kelompok ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), dan balita merupakan sasaran yang paling membutuhkan intervensi gizi.

“Saya melihat skala prioritas Busui (ibu menyusui), Bumil (ibu hamil), balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan untuk mengatasi stunting dengan secara lebih efektif dan cepat,” katanya.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Dorong Evaluasi Tata Kelola MBG

Selain mendukung prioritas baru tersebut, Cak Imin juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan manajemen Program MBG di bawah kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.

Ia berharap seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program dapat duduk bersama mencari solusi agar MBG berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan Presiden.

“Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden,” ujarnya.

Cak Imin mengatakan prioritas bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebelumnya telah dipaparkan Kepala BGN Nanik S Deyang dalam rapat yang diikutinya.

“Yang sudah saya dengar dari rapat bersama Kepala BGN ya itu tiga itu: Ibu menyusui, ibu hamil, balita,” kata Cak Imin.

Sejumlah orang tua memberikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak-anak dalam kegiatan Cegah Stunting (Centing) yang digelar di Jimmy Hantu Foundation, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Soal Siswa SMA, Tunggu Keputusan BGN

Terkait kemungkinan siswa SMA tetap menjadi penerima manfaat MBG, Cak Imin menilai anggaran yang tersedia masih memungkinkan untuk menjangkau siswa SD dan SMP. Namun, untuk jenjang SMA, ia menyerahkan keputusan tersebut kepada BGN.

“Ya itu prioritas, tapi kan dengan duit sebesar itu pasti SD dapat, SMP dapat,” ujarnya.

Meski belum memperoleh informasi terbaru mengenai detail pelaksanaan program, Cak Imin menegaskan dirinya mendukung arah kebijakan yang memprioritaskan kelompok rentan.

“Saya enggak tahu, tanya BGN lah. Saya ini perkembangan terakhirnya belum mendapatkan update ya. Tapi bahwa saya menyambut baik prioritas yang Busui, Bumil sama balita itu. Luar biasa itu,” kata Cak Imin.