Gunung Anak Krakatau Erupsi 36 Detik Siang Ini, Kolom Abu Capai 100 Meter

Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali erupsi pada Minggu (18/10) pukul 12.59 WIB. Kolom abu teramati mencapai sekitar 100 meter di atas puncak atau sekitar 257 meter di atas permukaan laut.
Berdasarkan informasi dari PVMBG, kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur laut. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 56 milimeter dan durasi sekitar 36 detik.
Tidak terdengar suara dentuman saat erupsi terjadi.
Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung dan wisatawan dilarang memasuki atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Masyarakat dan wisatawan dilarang memasuki wilayah dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, serta erupsi sekunder akibat kontak panas lava dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.
Sementara masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang dan tidak memercayai isu bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau akan menyebabkan tsunami. Warga dapat beraktivitas seperti biasa dengan tetap mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
