Kapolri Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT RI di Istana, Tekankan Persatuan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba menghadiri upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba menghadiri upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Foto: Zamachsyari/kumparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Listyo menyampaikan ucapan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

"Kita mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Tentunya ini adalah hari kemerdekaan yang dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Listyo.

Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan keberagaman wilayah, suku, agama, dan etnis. Keberagaman tersebut, kata dia, dapat menjadi kekuatan apabila terus dijaga dalam bingkai persatuan.

"Bangsa kita adalah bangsa yang majemuk, bangsa yang beragam, bangsa yang terdiri dari kepulauan, suku, agama, dan etnis yang berbeda," ujarnya.

Suasana penurunan bendera Merah Putih di Istana Negara, Senin (17/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Namun, Listyo menegaskan seluruh perbedaan tersebut harus tetap menjadi satu kesatuan. Menurutnya, persatuan merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus berkembang dan mencapai cita-cita nasional.

"Namun itu semuanya menjadi satu kesatuan yang apabila ini betul-betul terus bisa kita jaga, akan menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia untuk terus tumbuh, untuk mewujudkan cita-cita bangsa sebagaimana dicantumkan di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945," katanya.

Listyo juga mengajak seluruh masyarakat mendoakan Indonesia agar terus mengalami kemajuan dan mampu mencapai visi Indonesia Emas 2045.

"Tentunya kita semua berdoa agar Indonesia, rakyat kita, akan terus maju untuk mewujudkan visi bersama menuju Indonesia Emas 2045," tandas dia.