Kesaksian Warga Venezuela saat Diguncang Gempa 7,1 M: Mengerikan, Listrik Padam

Gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Guncangan kuat juga dirasakan hingga negara tetangga, Kolombia, dan membuat warga berhamburan keluar dari gedung-gedung.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada di daerah Valencia dengan kedalaman sekitar 13 kilometer.
Gempa terjadi saat sebagian besar warga Venezuela berada di rumah untuk memperingati hari libur nasional.
Di ibu kota Caracas, kepanikan terjadi ketika bangunan mulai bergoyang. Sejumlah warga langsung bergegas mengungsi ke ruang terbuka.
Maria Romero (80), seorang pensiunan yang tinggal di bagian selatan Caracas, mengatakan polisi membantunya keluar dari gedung tempat tinggalnya.
"Gempa ini mengerikan, bahkan lebih buruk daripada gempa tahun 1967," kata Romero dikutip dari Reuters, Kamis (25/6).
Sejumlah saksi juga melaporkan kerusakan pada bangunan akibat gempa. Seorang warga di Caracas mengatakan, retakan muncul di dinding apartemennya. Sementara kaca di pintu masuk gedung pecah akibat guncangan.
Listrik Padam
Tak lama setelah gempa, listrik di kawasan tersebut padam dan sebagian warga kehilangan akses internet.
Di Valencia, seorang saksi mengatakan beberapa dinding di gedung tempat tinggalnya mengalami retak dan pecah.
"Begitu gempa berhenti, saya dan suami langsung mengungsi," ujarnya kepada Reuters.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil-mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke sejumlah titik di Caracas. Terlihat kerusakan cukup parah pada beberapa bangunan.
Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk Puerto Rico serta Kepulauan Virgin Amerika Serikat dan Inggris.
Peringatan juga mencakup pulau-pulau di lepas pantai Venezuela, yakni Aruba, Curaçao, dan Bonaire, yang berpotensi terdampak gelombang berbahaya.
