Menlu Tata Menghadap Prabowo, Laporkan Hasil Kunjungan Sekjen PBB ke RI

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir alias Tata menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/10).
Ia melaporkan hasil kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres ke Indonesia pada Minggu-Senin, 18-19 Oktober 2026.
“Kalau saya tadi hanya sekadar melapor apa yang kemarin kan ada kunjungan Sekjen PBB, ada kegiatan di Kemlu. Itu aja, tidak ada hal-hal yang ini, hanya rutinlah tadi melapor perkembangan apa, hasil kunjungan tadi Sekjen PBB itu. Itu aja,” kata Tata kepada wartawan seusai pertemuan.
Tata menjelaskan, kunjungan Guterres ke Indonesia menunjukkan apresiasi PBB terhadap Prabowo dan Indonesia.
“Justru kan beliau hadir ke sini untuk menunjukkan apresiasi kepada Bapak Presiden, kepada Indonesia yang selama ini mendukung beliau, mendukung Sekjen PBB sebagai Sekjen dalam situasi yang sulit di tingkat global dan juga mendorong reformasi sistem multilateral,” jelas Tata.
“Jadi itu yang yang dilaporkan dan beliau, Pak Sekjen sangat mengapresiasi bagaimana Bapak Presiden menyempatkan untuk mengundang beliau di Hambalang,” sambungnya.
Sebelumnya, Prabowo menerima Guterres di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (18/10).
Berdasarkan keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Guterres disambut langsung oleh Prabowo di selasar kediamannya.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Guterres bertukar pandangan mengenai isu-isu strategis serta membahas penguatan komunikasi dan koordinasi di tengah dinamika global.
Pertemuan itu juga menjadi tindak lanjut komunikasi antara Indonesia dan PBB untuk memperkuat kemitraan kedua pihak.
Sedangkan pada Senin (19/10), Guterres mengunjungi Peacekeeping Center di Sentul disambung memberikan pidato di gedung Kemlu RI. Setelah itu terbang meninggalkan Jakarta.
