Polisi Buru 4 Begal yang Todongkan Pistol ke Guru di Cianjur

Polisi mengidentifikasi empat orang yang diduga menjadi pelaku begal bersenjata api di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan pemeriksaan saksi dan rekaman kamera pengawas (CCTV), komplotan tersebut diduga telah beraksi lebih dari satu kali.
Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi mengatakan, polisi mengidentifikasi para pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan sejumlah rekaman CCTV.
Menurut Beddy, rekaman CCTV menunjukkan komplotan tersebut diduga telah melakukan aksi kejahatan lebih dari satu kali.
“Kami berhasil identifikasi, ada empat CCTV yang telah kami periksa. Komplotan tersebut juga melakukan aksi kejahatannya lebih dari satu kali,” kata Beddy kepada kumparan, Sabtu (24/10).
Beddy mengatakan, polisi masih mengejar para pelaku di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian mereka.
“Kami tidak segan untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku. Doakan saja, agar tim yang tengah melakukan pengejaran dapat segera meringkus komplotan tersebut,” ucapnya.
Begal Todongkan Pistol kepada Guru
Sebelumnya, komplotan begal bersenjata api merampas sepeda motor milik seorang guru di Jalan Didi Prawirakusumah, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Aksi tersebut terjadi pada siang hari, tepat di depan sekolah tempat korban mengajar. Peristiwa itu terekam kamera CCTV.
Dalam rekaman yang beredar, tiga orang pelaku terlihat menghampiri sepeda motor korban yang terparkir di depan gerbang sekolah.
Saat salah seorang pelaku berusaha merusak kontak sepeda motor, korban bernama Ria, guru bahasa Inggris di SMP IT Darul Muttaqin Cianjur, menyadari sejumlah orang mengitari kendaraannya.
Namun, ketika korban mendekat, salah seorang pria menodongkan pistol. Korban kemudian menjauh karena terancam. Para pelaku pun membawa kabur sepeda motor tersebut.
