Prabowo Puji Demokrat: Saat Tak Berkuasa Tidak Caci Maki, Tidak Bakar-bakar

Presiden Prabowo Subianto menilai, Partai Demokrat tetap menjaga sikap ketika berada di luar pemerintahan. Prabowo mengatakan Demokrat tidak melakukan caci maki maupun aksi pembakaran ketika tidak berkuasa.
Prabowo awalnya menyinggung perjalanan Partai Demokrat yang pernah berada di puncak kekuasaan dan pernah berada di luar pemerintahan. Dia kemudian memuji sikap partai tersebut ketika tidak berkuasa.
"Maksudnya saya ingin sampaikan ya kan Pak SBY partainya tadi dikatakan oleh Mas AHY, dikatakan Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Bicara kan harus halus. Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak. Tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar. Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi," kata Prabowo saat menghadiri peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat, Rabu (9/9) malam.
Menurut Prabowo, sikap tersebut merupakan bagian dari praktik demokrasi di Indonesia. Dia mengatakan perbedaan pandangan dan persaingan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
"Ini demokrasi Indonesia dan hari ini di panggung ini ya inilah demokrasi Indonesia. Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang mungkin tidak enak untuk disampaikan tapi tetap kita rukun, tetap bersahabat, tetap berkeluarga. Ini yang harus kita pegang," ujarnya.
Prabowo mengatakan Indonesia masih menghadapi banyak kekurangan dan tantangan. Menurutnya, besarnya Indonesia juga membuat persoalan yang dihadapi bangsa menjadi besar.
"Kita banyak kekurangan, kita banyak tantangan. Kita negara sangat besar ya berarti masalahnya juga masalah besar," tandas dia.
