Prabowo Terima PM India Modi di Istana: Disambut Meriah 120 Pasukan Berkuda

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7). Kunjungan tersebut diawali dengan upacara penyambutan kenegaraan sebelum kedua pemimpin menggelar pertemuan bilateral.
Rombongan Modi tiba di Istana Merdeka sekitar pukul 10.20 WIB. Sebelum memasuki kompleks Istana, iring-iringan kendaraan Modi melintasi kawasan Silang Monas dengan pengawalan 17 motor pengawal dan 120 pasukan berkuda.
Setibanya di Istana, Modi disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya berjabat tangan, saling memberi hormat, lalu berpelukan.
Penyambutan juga dimeriahkan penampilan Tari Kreasi Betawi Kemilau Jakarta. Sebanyak 1.300 siswa sekolah dasar (SD) turut berbaris di kawasan Istana untuk menyambut kedatangan Modi.
Prabowo dan Modi kemudian berjalan menuju pelataran Istana Merdeka. Lagu kebangsaan Indonesia dan India diperdengarkan, disertai 21 dentuman meriam sebagai penghormatan kenegaraan.
Usai upacara, kedua pemimpin melakukan inspeksi pasukan sebelum saling memperkenalkan delegasi masing-masing negara.
Rangkaian penyambutan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu di Ruang Kredensial.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan kunjungan Modi merupakan kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke India. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.
"Merupakan satu bentuk dari peningkatan kedekatan dan kerja sama antar kedua negara. Akan ada beberapa perjanjian dan MoU juga yang besok akan dibahas dan ditandatangani," kata Sugiono di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7).
Sugiono mengatakan sejumlah nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan teknologi.
"Di berbagai bidang ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi," ujarnya.
