Sahroni: Sesuai Arahan Presiden, TNI-Polri Harus Loyal dan Solid

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Senin (25/5/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada perwira siswa Sesko TNI dan Sespimti Polri, perwira siswa Sesko AD, AL, AU, dan Sespimmen Polri di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Senin (25/5/2026). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni sepakat dengan arahan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI dan Polri. Prabowo meminta TNI dan Polri terus memperkuat profesionalisme serta menjaga soliditas dalam menjalankan tugas.

Sahroni menegaskan, dirinya sepakat dengan arahan Prabowo. Ini harus diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan anggota Polri.

"TNI-Polri wajib loyal sama Presiden Prabowo," kata Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/7).

Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni (tengah) menjawab pertanyaan wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (4/9). Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Bendahara Umum NasDem ini mengatakan, arahan Prabowo sudah sangat jelas. Sebagai penegak hukum, TNI dan Polri harus menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan jabatan.

Sahroni pun mengingatkan jangan sampai loyalitas korps mengalahkan kepentingan bangsa.

"TNI dan Polri tentunya harus menjaga integritas dalam bertugas. Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo jangan pernah mengkhianati rakyat," ucap Sahroni.

Proses sumpah jabatan dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Sebelumnya Prabowo menegaskan, TNI dan Polri merupakan institusi yang memiliki peran vital dalam menjaga bangsa dan negara. Prabowo menegaskan seorang perwira akan kehilangan kehormatan apabila mengkhianati kepercayaan rakyat.

"Sekali Saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula Saudara kehilangan kehormatanmu," kata Prabowo saat memberikan amanat usai melantik perwira remaja TNI-Polri dalam Upacara Prastya Perwira (Praspa) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7).

Ia mengingatkan seluruh atribut, pendidikan, hingga gaji yang diterima prajurit dan anggota Polri berasal dari uang rakyat. Karena itu, para perwira diminta mengabdikan diri untuk melindungi dan melayani masyarakat.