Seleksi Petugas Haji 2027 Libatkan BKN, Ada Pembekalan Sebulan di Asrama Haji

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan, seleksi petugas haji daerah tahun ini akan melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan petugas yang diberangkatkan memiliki kompetensi dan mampu memberikan pelayanan kepada jemaah.
“Petugas haji insyaallah tahun ini kita seleksinya bekerja sama dengan BKN dan insyaallah semuanya sangat terukur dan teratur,” kata Gus Irfan usai penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (9/10).
Gus Irfan mengatakan seleksi petugas dari kalangan sipil telah dilaksanakan sekitar sebulan lalu. Menurut dia, pelibatan BKN dalam proses seleksi dapat mengurangi keluhan terkait perekrutan.
Ia juga menyebut seleksi petugas dari unsur TNI-Polri telah berlangsung. Pemerintah selanjutnya akan menyiapkan pelatihan bagi petugas sebelum mereka diberangkatkan ke Tanah Suci.
Seperti tahun sebelumnya, petugas akan menjalani persiapan selama satu bulan di asrama haji.
"Dan nanti juga sama, akan kita siapkan seperti tahun lalu, satu bulan kita asramakan di asrama haji untuk persiapannya. Dan alhamdulillah tahun kemarin itu diakui oleh hampir semua jemaah bahwa petugas haji kita sangat-sangat luar biasa,” tegas Gus Irfan.
Menurut Gus Irfan, pembenahan seleksi diperlukan untuk memastikan petugas haji menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada jemaah.
Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titipan maupun konflik kepentingan dalam penetapan petugas. Setiap petugas yang memperoleh kuota keberangkatan harus memiliki kompetensi dan bersedia menjalankan tugas pelayanan secara penuh.
"Kita perlu memastikan bahwa tidak ada lagi ruang bagi titipan, konflik kepentingan, atau keberangkatan yang tidak disertai tanggung jawab pelayanan. Evaluasi kinerja petugas juga harus menjadi bagian dari perbaikan penyelenggaraan haji setiap tahun," tegasnya.
Pemerintah berharap seleksi dan pembekalan yang lebih terukur dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.
