TNI AL Konfirmasi Pengerahan Personel ke Jakarta: Jaga Stabilitas Keamanan-Latihan Operasi

TNI Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan pengerahan personel untuk pengamanan ibu kota. Pengerahan tersebut disebut sebagai bagian dari pelaksanaan tugas negara dan upaya menjaga stabilitas keamanan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, mobilisasi prajurit merupakan bagian dari kesiapsiagaan TNI dalam melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI.
“Kami sampaikan bahwa informasi tentang pengerahan personel TNI AL tersebut adalah benar. Pengerahan personel tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga stabilitas keamanan Republik Indonesia,” kata Tunggul saat dikonfirmasi kumparan, Rabu (4/11).
Ia menjelaskan, pengerahan pasukan tersebut dilakukan berdasarkan regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Selain untuk pengamanan, pergeseran pasukan juga berkaitan dengan persiapan sejumlah latihan militer yang akan digelar TNI AL dalam waktu dekat.
Latihan tersebut meliputi Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir, Tangerang, serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang.
“Pergeseran pasukan tersebut juga berkaitan dengan persiapan latihan Operasi Pendaratan Khusus di Tanjung Burung dan Tanjung Pasir Tangerang serta latihan Tembus Gelombang di Rancecet, Pandeglang yang akan dilaksanakan oleh TNI AL dalam waktu dekat,” ujarnya.
TNI AD Jaga Kesiapsiagaan Personel
Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono merespons kabar penebalan pasukan TNI di Jakarta yang disebut mencapai ribuan personel.
Donny mengatakan, TNI AD senantiasa menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel untuk menghadapi berbagai perkembangan situasi, termasuk di wilayah ibu kota.
“Pada prinsipnya, TNI AD senantiasa berupaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi setiap perkembangan situasi,” kata Donny saat dihubungi kumparan, Rabu (4/11).
Menurut Donny, kesiapan tersebut merupakan bagian dari tugas TNI untuk menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi keselamatan bangsa.
Ia menegaskan, TNI AD harus selalu siap apabila sewaktu-waktu negara membutuhkan pengerahan pasukan sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan.
