Akibat Minimnya Pengawasan Orang Tua Terhadap Anak di Bawah Umur

Mahasiswa ITB Ahmad Dahlan
Tulisan dari Fahbi Hidayanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknologi adalah suatu bentuk sarana untuk menyediakan barang-barang yang dibutuhkan bagi kenyamanan anak di bawah umur. Namun meskipun teknologi tampaknya memberikan banyak dampak positif bagi kehidupan manusia, ternyata teknologi tidak luput dari berbagai macam dampak negatif yang mampu merusak anak di bawah umur.
Pada masa sekarang dunia sudah dikuasai oleh teknologi dengan segala kecanggihannya berhasil memikat berbagai kalangan usia mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Orang tua biasanya memberikan putra-putri mereka yang masih belia gadget atau barang-barang berbau teknologi lainnya untuk memanjakan putra-putri mereka seperti komputer dan handphone. Hal tersebut belum tentu baik untuk masa depan mereka, karena di dalam teknologi belum tentu semuanya bernilai positif tapi ada juga hal negatif yang mempengaruhi seorang anak dibawah umur.
Perkembangan teknologi dengan segala kemudiahannya, mampu menciptakan beberapa dampak yang sangat merugikan anak-anak di bawah umur untuk masa depan mereka. Dampak-dampak ini akan terus secara turun temurun dirasakan oleh generasi ke generasi bila tidak dilakukan penanggulangan. Berikut merupakan beberapa dampak yang dikhawatirkan karna pekembangan teknologi:
Yang pertama adalah kehilangan kemampuan bersosialisasi, teknologi mampu meracuni dan menyebabkan candu kepada penggunanya, layaknya zat psikotropika. Zat ini dikenal dapat menghilangkan rasa depresi dan menimbulkan efek tenang selama beberapa saat, namun diam-diam zat psikotropika dapat merusak tubuh penggunanya dan menyebabkan candu. Bersosialisasi merupakan hal yang sangat penting dilingkungan untuk kehidupan. Bersosialisasi merupakan aktivitas yang kelak merupakan jembatan seorang anak dapat mempelajari hal-hal disekitarnya. Jika seorang anak sudah kecanduan dengan teknologi, mereka akan susah untuk beradaptasi atau bersosialisasi di lingkungannya, yang kemudian akan menyebabkan kerugian untuk masa depan sang anak
Dampak yang kedua adalah pornografi yang sukar dihindari dengan kecanggihan teknologi saat ini. Kejahatan dunia maya adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Pornografi juga mempengaruhi otak, susahnya mengatur ego, selalu berpikir buruk dan membuat kita sangat malas untuk beraktivitas. Dan sangat berbahaya jika sudah kecanduan apa lagi untuk anak yang masih di bawah umur, itu jelas berbahaya untuk meraka yang di bawah umur.
Hal lain yang dapat terjadi adalah tidak hanya dapat menurunkan kemampuan anak-anak bersosialisasi namun juga mampu menurunkan prestasi belajar anak-anak. Anak-anak yang pada awalnya senang belajar akan ingin selalu bermain permainan pada gadget dapat membuat prestasi belajar anak-anak menurun, hal ini jika tidak ditanggapi dengan serius juga akan merusak masa depan sang anak.
Dari penjelasan diatas dapat di artikan bahwa teknologi itu sangat membantu sang anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari ataupun hanya untuk sekedar menghibur. Jika penggunaannya dilakukan secara berlebihan dan tanpa pengawasan itu sangatlah tidak baik karena dapat merusak kehidupan sang anak dan akan berpengaruh untuk masa depan anak.
