Konten dari Pengguna

Peran Strategis Bundo Kanduang dalam Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fahira Herwina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musyawarah Besar Ke X Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau, Sumber: Dokumentasi Pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Musyawarah Besar Ke X Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau, Sumber: Dokumentasi Pribadi.

Musyawarah Besar (Mubes) Ke-X Perkumpulan Bundo Kanduang Minangkabau bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah langkah penting dalam mempertahankan dan mengembangkan adat serta budaya Minangkabau di era modern. Dengan mengusung tema "Melalui Mubes Ke-X Kita Tingkatkan Pengembangan, Pembinaan, dan Pelestarian Adat dan Budaya Minangkabau Berlandaskan Adat Basandi Syarak - Syarak Basandi Kitabullah", pertemuan ini menegaskan kembali peran strategis perempuan Minangkabau dalam menjaga jati diri masyarakatnya.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bundo Kanduang dari berbagai daerah dan mancanegara, menunjukkan bahwa warisan budaya ini masih relevan dan patut dijaga.

Namun, menjaga budaya tidak cukup hanya dengan acara besar seperti Mubes. Diperlukan langkah konkret dalam pengajaran adat kepada generasi muda, penguatan komunitas, serta dukungan nyata dari pemerintah dalam bentuk regulasi dan program budaya. Jika tidak, budaya Minangkabau berisiko tergeser oleh arus modernisasi yang semakin kuat.

Dengan semangat kebersamaan, Mubes Ke-X ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga titik awal bagi aksi nyata dalam memastikan adat dan budaya Minangkabau tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.