5 Menit Mindfulness: Cara Mudah Menenagkan Diri di Tengah Kebisingan

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Ushuluddin
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari fahrezy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masa lalu setiap orang membawa luka lama yang selalu menyakitkan ketika halamannya dibuka kembali. Mungkin kamu pernah mendengar istilah yang mengatakan, “Mari memulai lembar kehidupan yang baru dengan tidak membuka halaman sebelumnya.” Konsep mindfulness akan membantu kamu yang kesulitan mencari ketenangan.
Mindfulness mengajarkan kita untuk memberikan perhatian penuh pada kehidupan yang saat ini kita jalani, tanpa mencemaskan apa yang sudah terjadi di masa lalu dan apa yang akan datang, serta tanpa menghakimi apa pun yang terjadi.
Karena pada hakikatnya, pikiran merupakan anugerah yang paling canggih dalam segala hal. Namun, yang sering terjadi adalah pikiran justru merusak diri kita dan mengendalikan kehidupan kita.
Sejatinya, ketika kita mengendalikan pikiran, kita be rusaha menjadi orang tua, dan pikiran adalah anaknya. Ketika pikiran melayang membawa kita ke masa lalu atau masa depan, ada baiknya kita “memberontak” untuk kembali sadar dan menikmati kehidupan yang sedang kita jalani.
Kamu bisa mencoba beberapa meditasi dari konsep mindfulness ketika pikiran negatif kembali menyerangmu dalam kehidupan.
1. Meditasi Mindfulness
Luangkan waktu setidaknya lima hingga sepuluh menit setiap harinya. Temukan tempat yang menenangkan dan sunyi. Ambil sikap duduk tegak dengan menyilangkan kaki. Bernapaslah seperti biasa sambil memejamkan mata. Kamu bisa menikmati setiap aliran udara yang masuk dan keluar dari tubuhmu. Ketika pikiran buruk kembali menyergapmu, kembalikan pikiranmu ke napas tanpa menghakimi diri sendiri.
2. Berjalan dengan Kesadaran
Perhatikan setiap langkahmu ketika berjalan, terutama saat berada di alam seperti pantai atau taman. Kamu bisa melepas alas kakimu. Biarkan kakimu menyentuh tanah secara langsung. Nikmati sensasi kakimu menyentuh tanah, rerumputan hijau, atau pasir pantai yang digulung ombak kecil.
3. Mindful Eating
Ketika kamu sedang menyantap makananmu, ini adalah waktu yang tepat untuk menjernihkan pikiran. Tak perlu tergesa-gesa, kamu bisa menikmati makananmu sambil memperhatikan setiap detail dari aroma dan tekstur makananmu.
4. Mengamati Emosi
Ketika pikiranmu sulit dikendalikan, cobalah untuk menganalisisnya dengan penuh kesadaran. Bertanyalah pada diri sendiri apa yang kamu rasakan dan mengapa. Setidaknya, ini dapat membantu kamu dalam memahami emosi yang sedang muncul.
Setelah kamu menerapkan beberapa meditasi mindfulness di atas, harapannya kamu bisa merasakan manfaat dari praktik tersebut. Berikut beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan:
1. Meningkatkan Fokus dan Tidak Mudah Terdistraksi
Di tengah banyaknya gangguan, mindfulness dapat meningkatkan kemampuan kita untuk fokus. Dengan berlatih memperhatikan satu hal pada satu waktu, kita dapat melatih pikiran untuk tetap terfokus, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas.
2. Memperbaiki Hubungan Sosial
Praktik mindfulness juga dapat memperbaiki kualitas hubungan kita dengan orang lain. Dengan menjadi lebih hadir dan mendengarkan dengan sepenuh hati, kita dapat membangun koneksi yang lebih dalam dan bermakna dengan orang-orang di sekitar kita.
3. Mengurangi Stres dan Overthinking
Penelitian menunjukkan bahwa latihan mindfulness dapat menurunkan kadar kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres. Dengan lebih sadar akan pikiran dan perasaan, kita dapat mengelola respons terhadap situasi yang menegangkan.
4. Meningkatkan Kesehatan Mental
Mindfulness juga telah terbukti membantu mengatasi masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Dengan melatih kemampuan untuk mengamati pikiran tanpa terjebak di dalamnya, kita dapat mengurangi dampak negatif dari pikiran yang menyakitkan. Ini membantu menciptakan jarak antara diri kita dan pikiran-pikiran tersebut.
Dengan melatih kesadaran penuh, kita tidak hanya dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan. Di dunia yang sering kali membuat kita merasa terjebak dalam rutinitas, mindfulness menawarkan jalan keluar menuju kehadiran yang lebih bermakna dan kehidupan yang lebih memuaskan.
