Vibe Coding: Tren Baru Kekinian Yang Lagi Populer

Mahasiswa Sistem Informasi S1 Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Faiq Raflis Abidin tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pernah dengar istilah vibe coding? Kalau kamu sering scrolling X, Tiktok, atau Reddit belakang ini, istilah inipasti pernah lewat diFYP kamu biasanya diposting sama dalam waktu 2 jam sambil selonjoran minum es kopi susu.
Dipopulerkan sama Andrej Karpathy (ex-Director of AI Tesla &co-founder OpenAI), vibe coding pada dasarnya adalah gaya coding baru dimana kita gak perlu lagi pusing ngetik ribuan baris sintaks sampe bengek. Tinggal "ngobrol" dan kasih arahan santuy ke AI, biar doi yang urus semua kodingannya.
Buat mahasiswa Sistem Informasi (SI) atau Teknik Informatika (TI) yang sering kena mental breakdance gara-gara deadline tugas kelompok, tren ini jelas bikin ngiler. Tapi pertanyaan besarnya: ini beneran efisien (Real), atau cuma gimmick berujung drama kayak fans Real Madrid pas timnya kalah (Madrid)?
Dari Sintaks Ribet ke Natural Language: Gimana Sih Cara Kerjanya?
Dulu, buat deploy satu web sederhana aja, anak SI harus pusing ngapalin sintaks HTMK< CSS< JavaScript, plus ribet urusan database sama framework kayak React atau Laravel. Kurang satu titik koma aja, aplikasi langsung error merah membara-bikin jam tidur berkurang dan tingkat emosi meningkat pesat.
Nah, vibe coding bener-bener destroy cara kerja purba yang bikin darah tinggi itu. Sekarang, workflow-nya sesimpel itu.
Fokus utama seorang vibe coder bukan lagi "gimana cara nulis sintaks yang benar", tapi "masalah apa yang mau diselesaiin dan gimana alur logikanya". Bahasa sehari-hari (Natural Language) resmi naik kasta jadi bahasa pemrograman paling populer.
Keuntungan Buat Anak SI
Di jurusan SI, kita selalu ditekenin kalo SI itu jembatan (bridge) antara bisnis, manajemen, dan teknologi. melalui vibe coding. Vibe Coding itu REAL banget, asal kamu gunain AI sebagai co-pilot, bukan lepas tangan 100%. Sebagai Gen Z yang tech-savvy, manfaatin AI buat ngepangkas hal-hal repetitif, biar kamu bisa fokus bikin solusi teknologi yang beneran impactful.
So, udah siap buat nyobain vibe coding minggu ini?
