Mahasiswa Magang UMY Ikut Sosialisasi Aktuaris DAPENMU

Seorang Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Percaya kalau setiap pengalaman, sekecil apa pun, selalu layak untuk diceritakan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari faiqa oktalianur tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Acara sosialisasi Dana Pensiun Syariah Muhammadiyah tak hanya mempertemukan mitra lembaga, tapi juga menjadi ajang belajar bagi mahasiswa magang tentang profesionalisme dan amanah.
Yogyakarta, 30 Oktober 2025-Suasana ruang pertemuan di SM Tower Malioboro siang itu terasa berbeda. Puluhan tamu dari berbagai lembaga Muhammadiyah hadir memenuhi ruangan untun mengikuti acara Sosialisasi Rencana Laporan Aktuaris dan Migrasi PPMP ke PPIP yang diselenggarakan oleh Dana Pensiun Muhammadiyah (DAPENMU).
Acara ini dihadiri oleh mitra pendiri DAPENMU, mulai dari universitas, rumah sakit hingga sekolah sekolah Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya adalah memberikan pemahamam tentang laporan aktuaria tahun berjalan serta arah kebijakan dana pensiun ke depan yang lebih efisien dan berorientasi syariah.
Mahasiswa Magang Ikut Terlibat Langsung
Tak hanya para pejabat lembaga yang hadir, kegiatan ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa magang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang sedang menjalankan program magang di DAPENMU.
Mereka diberi kesempatan untuk turun langsung membantu staf dalam pelaksanaan acara, mulai dari menyiapkan perlengkapan, menerima tamu, membantu dokumentasi kegiatan, hingga menyiapkan bingkisan untuk peserta.
"Senang banget bisa ikut terlibat langsung di acara resmi seperti ini. Jadi tahu bagaimana lembaga keuangan syariah menyusun kegiatan profesional dan melibatkan banyak pihak," ungkap salah satu mahasiswa magang.
Sosialisasi dan Pertumbuhan Kinerja
Dalam pemaparannya, DAPENMU juga menampilkan data pertumbuhan hasil usaha bersih dari tahun 2015 hingga September 2025 yang menunjukan tren positif dan berkelanjutan.
Selain itu, dipaparkan pula daftar mitra pendiri DAPENMU, di antaranya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, RS PKU Muhammadiyah, dan berbagai amal usaha Muhammadiyah lainnya.
Pertemuan ini jadi ajang sinergi antar lembaga, memperkuat kolaborasi dalam mengelola dana pensiun secara profesional dan sesuai prinsip keuangan syariah.
Belajar Nilai Profesionalisme dan Amanah
Bagi mahasiswa magang, kegiatan ini bukan hanya soal membantu teknis acara, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung tentang etika kerja, koordinasi, dan komunikasi profesional dilingkungan lembaga keuangan islam.
"Dari kegiatan ini kami belajar tentang pentingnya kerja tim dan kesigapan, terutama saat terlibat di acara besar dengan banyak mitra dari seluruh Indonesia," ujar salah satu peserta magang.
Melalui pengalaman ini, memahami bahwa bekerja di lembaga keuangan seperti DAPENMU tidak hanya soal angka dan administrasi, tapi juga tentang menjaga amanah dan melayani dengan nilai-nilai islami.
