Peran Mindfulness Pada Otak: Bagaimana Penerapannya Dalam Kehidupan Sehari-hari?

Mahasiswa Psikologi di Universitas Brawijaya
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Faisal Rizki Ramadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu Mindfulness?
Pernah dengar istilah mindfulness? Sederhananya, mindfulness adalah kesadaran penuh pada apa yang kita rasakan atau pikirkan saat ini, tanpa menghakimi. Istilah ini berasal dari kata sati dalam bahasa Pali yang artinya "memory" dan erat kaitannya dengan kata kerja sarati yang berarti "to remember". Kalau diibaratkan, mindfulness itu seperti memperhatikan apa yang terjadi di depan mata tanpa sibuk memikirkan masa lalu atau khawatir soal masa depan.
Mindfulness juga sering disebut "bare attention" karena fokusnya cuma satu yaitu saat ini. Dan kabar baiknya, orang yang punya tingkat mindfulness tinggi cenderung lebih peka dengan apa yang sedang terjadi di sekitarnya.
Bagaimana Mindfulness Mempengaruhi Otak?
Otak kita itu pintar banget, tapi juga suka "time-traveling". Kadang terjebak di masa lalu, kadang terlalu sibuk membayangkan masa depan. Padahal, hidup kita ya adanya di sini dan sekarang.
Studi menunjukkan, orang yang lebih mindful punya reaksi otak yang lebih tenang terhadap stres. Aktivitas di bagian otak bernama amigdala (pusat emosi) jadi lebih rendah, sementara bagian korteks prefrontal (yang bantu kita membuat keputusan dan berpikir jernih) lebih aktif. Ini artinya, mereka lebih jago mengatur emosi dan tidak gampang panik. Ditambah lagi, mindfulness juga bantu menurunkan hormon stres seperti kortisol sehingga membuat badan menjadi lebih sehat.
Cara Praktis Melatih Mindfulness
Sebenarnya simpel banget, kok! Misalnya, pas makan es krim, coba perhatikan rasa manisnya, dinginnya, atau bahkan tekstur yang meleleh di lidah. Jangan buru-buru, nikmati aja. Kalau pikiran mulai sibuk, cukup sadari tanpa perlu menghakimi.
Meditasi juga bisa jadi cara efektif. Fokus aja ke napas atau sensasi tubuhmu. Tapi ingat, jangan memaksakan diri. Kalau merasa mindfulness malah bikin terlalu fokus ke rasa sakit atau emosi berat, tidak apa-apa untuk mengambil jeda. Yang penting, sesuaikan sama kebutuhanmu.
Jadi, kenapa tidak coba mulai latihan mindfulness dari sekarang? Tidak perlu langsung meditasi berjam-jam atau ikut kelas khusus. Cukup luangkan waktu sebentar untuk fokus pada apa yang sedang kamu lakukan baik itu makan, jalan santai, atau sekadar mengamati napasmu. Dengan mindfulness, kamu bisa lebih terhubung dengan diri sendiri, menghadapi stres dengan lebih tenang, dan menjalani hidup dengan lebih penuh. Yuk, mulai perjalanan kecilmu menuju hidup lebih mindful hari ini!
