Konten dari Pengguna

Bagaimana Perspektif dan Strategi Business to Consumer untuk Konsumen Online

Faizal Effendi

Faizal Effendi

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Faizal Effendi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar oleh Christian Schröder dari Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Gambar oleh Christian Schröder dari Pixabay

Mengenal Pasar B2C

Pasar Business to Consumer (B2C) telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan komersial internet, mendorong penggunaan situs e-commerce untuk melakukan transaksi secara luas oleh konsumen yang beragam dan makin global. B2C dalam digital marketing memiliki perspektif ganda dari sisi konsumen dan dari sisi ritel. B2C sendiri merupakan pelayanan penjualan barang atau jasa biasanya langsung ditujukan ke konsumen perorangan atau grup secara langsung yang sekarang cakupannya adalah global dengan jangkauan sangat luas.

Persepsi

Persepsi adalah proses di mana kita memilih, mengatur dan menafsirkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti. Persepsi tidak hanya bergantung pada rangsangan fisik tetapi juga pada hubungan rangsangan dengan lingkungan sekitar dan pada kondisi dalam diri kita masing-masing. Salah satu penentu persepsi adalah emosional kita, tergantung bagaimana kita mempersepsikan suatu produk atau brand tersebut. Ketika persepsi bagus terhadap suatu produk maka akan memengaruhi keputusan pembelian terhadap produk tersebut.

Perspektif konsumen: perilaku konsumen online

Doherty dan Ellis Chadwick, menyebutkan variabel untuk melihat perilaku konsumen online yang dapat dikelompokkan menjadi dua kategori besar:

  1. Profil konsumen, perlu dipelajari profil konsumen dari segi usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, gender, letak geografis, kondisi rumah tangga, pendapatan, mobilitas, suku dan ras.

  2. Pengalaman konsumen, perlu diperhatikan pengalaman konsumen dalam berbelanja online dari segi pengiriman, kecepatan, ketersediaan, kenyamanan dan Costumer Service.

Perspektif ritel: Ritel Online

Retailer perlu memperhatikan perkembangan lingkungan perdagangan online dan aktivitas ritel online, format dan strategi perdagangan, serta implikasi strategis perdagangan online di pasar konsumen untuk memaksimalkan kinerja digital marketing.

Strategi Rakuten

Strategi dalam menciptakan platform B2B2C atau “bisnis ke bisnis dan bisnis ke konsumen” yang memungkinkan para pelanggan memilih produk bermerek ditingkat ritel. Selain menawarkan platform, berkontribusi dengan klien mengenai aspek perdagangan online dimulai dari menyusun strategi sampai implementasi hingga perolehan pendapatan dan prospek penjualan.

karya: Syafira D. dan Purnamaningtyas KD.