Konten dari Pengguna

UMKM Peci Songkok Mangga Kebumen Go Digital bersama KKN UMY

Universitas Muhammadiyah Madiun

Universitas Muhammadiyah Madiun

Transformatif Menuju Unggul, Berkarakter Mendunia

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Universitas Muhammadiyah Madiun tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim KKN 027 UMY bersama pemilik UMKM Peci Songkok Mangga Dua Group di Kebumen, Jawa Tengah
zoom-in-whitePerbesar
Tim KKN 027 UMY bersama pemilik UMKM Peci Songkok Mangga Dua Group di Kebumen, Jawa Tengah

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Peci Songkok Mangga Dua Group berhasil mengembangkan digitalisasi setelah didampingi oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 027 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tahun 2020. “Kami mengucapkan terima kasih dengan KKN UMY yang membuat usaha kami dapat menjangkau pemasaran yang lebih luas dengan tersedianya media sosial, mempunyai pandangan terhadap strategi pemasaran, mempunyai banner dan kartu nama sehingga memudahkan dalam memberikan kontak person kepada pembeli serta tersedianya video profil perusahaan,” terang Subhan Nur, pemilik UMKM, pada Jumat (4/9). Subhan menambahkan bahwa kegiatan KKN UMY untuk UMKM-nya benar-benar membawa hasil nyata yang terasa manfaatnya.

Program KKN yang didampingi oleh Fajar Junaedi dari Program Studi Ilmu Komunikasi sebagai Dosen Pembimbing Lapangan ini melibatkan tujuh mahasiswa. Ketujuh mahasiswa tersebut adalah, Dicky Gunawan dari Program Studi Teknik Mesin, Wasiti Puji Rahayu dari Program Studi Farmasi, Edi Winanto dari Program Studi Farmasi, Nurul Amalia Zahra dari Program Studi Manajemen, Kurniawa Al Afgani dari Program Studi Manajemen, Frida Markhaa Riyandita dari Program Studi Ilmu Hukum, Fany Andaristi dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Kepala Divisi Pengabdian LP3M UMY Dr. Aris Slamet Widodo, S.P, M.Sc menyatakan bahwa KKN UMY di masa pandemi ini adalah implementasi nyata dari catur dharma UMY sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah. “Kami sangat berterima kasih kepada pada mitra UMKM, mahasiswa dan dosen DPL yang telah berkolaborasi sehingga KKN ini bisa berlangsung dan mendapat respon positif dari UMKM,” jelas Aris.