Konten dari Pengguna

Usaha Mahasiswa Farmasi UMY Meriset Potensi Obat Covid-19

Universitas Muhammadiyah Madiun

Universitas Muhammadiyah Madiun

Transformatif Menuju Unggul, Berkarakter Mendunia

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Universitas Muhammadiyah Madiun tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan kegiatan penelitian dalam mencari senyawa yang berpotensi terhadap kanker serviks dan COVID-19. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Riset Eksakta (RE).

“Kegiatan ini adalah bagian dari PKM yang dilaksanakan di Laboratorium Penelitian, Laboratorium Kultur Jaringan dan Laboratorium Teknologi Farmasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta selama kurang lebih 2 – 3 bulan,” jelas Devi Rahmawati, ketua PKM-RE, pada kamis (15/07). Program ini didampingi oleh Rifki Febriansah, yang menjadi dosen pembimbing PKM-RE. Devi Rahmawati menambahkan penelitian ini menggunakan metode yang jarang digunakan oleh para peneliti yaitu metode STITCH dan STRING.

Mahasiswa yang terlibat adalah Dhecella Winy Cintya Ningrum dan Melany Ayu Octavia dari Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Gambar laman web database STITCH

“Dalam penelitian ini kami menggunakan 5 metode, tetapi metode STITCH dan STRING adalah metode yang baru pertama kali kami gunakan. STITCH STRING merupakan metode bioinformatika yang dilakukan untuk melihat jenis protein COVID-19 yang ekspresinya dapat dihambat oleh kandungan senyawa biji belinjo,” jelas Dhecella Winy, anggota PKM-RE.

PKM yang dilaksanakan mahasiswa merupakan bagian dari kepercayaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Republik Indonesia terhadap para mahasiswa. “Kami berharap agar pelaksanaan PKM ini dapat membawa banyak kemanfaatan bagi pengembangan kreativitas mahasiswa di berbagai bidang,” ujar Oki Wijaya, MP, kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY.