Akhirnya Stadion Bumi Sekala Bhakh Lampung Barat Diresmikan

Portal Berita Daerah Lampung Terdepan
Tulisan dari Fajar Sumatera tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati Lampung Barat (Lambar) dua periode, Mukhlis Basri, kembali menorehkan sejarah yang akan dikenang manis oleh masyarakat Lambar, karena ribuan warga dari 15 kecamatan se-Lambar menjadi saksi peresmian Pusat Kegiatan Olahraga Stadion Bumi Sekala Bhakh (PKOR BSB), Sabtu (09/12/2017) sore.
Peresmian stadion berkapasitas lebih dari 6.000 pengunjung yang menjadi kebanggaan masyarakat Lambar tersebut, turut dimeriahkan empat pemain tim nasional yaitu Taouluhu Abdul Musafri, Dedi Hartono, Purwaka Yudi, dan Paolo Sitanggang.
Selain itu, kesebelasan sepakbola Lampung Sakti yang menjadi tim kebanggan masyarakat Lampung pun ikut menjajal laga uji coba perdana. Bupati Mukhlis Basri mengatakan, pembangunan stadion BSB merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan harapan masyarakat Lambar yang telah lama menginginkan adanya PKOR.
Harapannya ke depan, stadion olahraga tersebut akan melahirkan para atlet yang mampu meningkatkan prestasi olahraga di wilayah tersebut hingga mampu mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
"Ini menjadi titik awal untuk membumikan olaharaga di Bumi Sekala Bhakh, dengan harapan ke depan, akan lahir para atlet yang mampu mengukir prestasi," urai dia.
Pemberian nama Stadion Bumi Sekala Bhkak merupakan inisatif pemerintah untuk menghargai Lambar sebagai tanah leluhur. "Kalau di Palembang ada Stadion Bumi Sriwijaya, maka di Lambar ada Stadion Bumi Sekala Bhkak, karena memang ini menjadi asal usul orang Lampung," papar Mukhlis.
Mukhlis mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dan lembaga wakil rakyat serta dukungan masyarakat Lambar, sehingga stadion ini bisa selesai dibangun.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat ( PUPR) Lambar, Ansari, dalam laporannya mengatakan pembangunan fisik Stadion BSB yang berlokasi di Komplek Islamic Center kawasan Sekuting Terpadu, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat pada areal seluas 23.746 meter persegi dimulai sejak tahun 2015-2017. " Tahun 2012 dimulai landclearing dan tahun 2013-2014 terhenti dan dilanjutkan kembali di tahun 2015-2017," singkat Ansari. (FS)
