Konten dari Pengguna

OKB vs OKL

Fajar Widi

Fajar Widiverified-green

Ex Tech Journalist to Martech, Startup to Enterprise. Stock Market Enthusiast. Was viral at 2017, 1st man that use bitcoin as marriage dowry.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fajar Widi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Piala Oscar (Foto: YouTube)
zoom-in-whitePerbesar
Piala Oscar (Foto: YouTube)

Sejak jaman kemerdekaan, tingkat pertumbuhan ekonomi di Indonesia harus terus membaik. Di era milenium ini, seiring dengan pertumbuhan masyarakat kelas menengah, muncul jenis manusia baru di Indonesia. Orang Kaya Baru.

Orang kaya baru atau seringkali disingkat sebagai OKB (dari bahasa Perancis nouveau riche) merupakan sebuah golongan sosial yang terdiri atas orang-orang yang dalam waktu cepat, yaitu dalam satu generasi bisa mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar.

Frasa "orang kaya baru" merupakan ejekan dan memiliki konotasi negatif. Seringkali anggota golongan sosial ini dikatakan tidak memiliki selera yang baik dan suka pamer serta berfoya-foya.

Beda dengan Orang Kaya Lama (OKL). Mereka lebih berpengalaman dalam mengatur kekayaannya . Jika OKB lebih sering membeli barang mewah dan --mungkin-- cenderung pamer, OKL beda. Mereka lebih 'bijak' dalam mengalirkan harta kekayaan untuk mengembangkan potensi atau mungkin juga hobi.

Berdasar buku 'A Slip Of Keyboard' karya Terry Prattchett, sebenarnya dua golongan tersebut disebut: Vertical dan Hrizontal Wealth.

Jika Anda kaya dan berpikir, "Gue kaya. Gue bisa ngapain aja". Harta Anda sering digunakan untuk beli mobil baru, mungkin baju-baju branded, mungkin beli rumah di Ancol lengkap dengan Yacht nya, maka itu disebut Vertical Wealth. Dalam status sosial, kelompok ini lebih cenderung ingin 'diakui' mampu di lingkungannya.

Jika Anda kaya dan sudah tidak memikirkan barang-barang mewah untuk dibeli dan 'dipamerkan' agar 'dianggap mampu' oleh tetangga mungkin Anda termasuk golongan kedua. "Gue kaya, tapi ngapain sih beli barang mewah? Hobi gue baca buku, ya udah gue bikin perpustakaan pribadi di rumah, syukur-syukur gue bisa danai riset akademis untuk pengembangan ilmu pengetahuan." Jika Anda di posisi ini, bersyukurlah karena termasuk golongan Horizontal Wealth.

Mentalitas orang kaya baru atau lama bisa dilihat dari sini.

Yang menarik jika berada di posisi OKL adalah Anda merasa biasa saja saat kekayaan bertumbuh pesar dari Rp 1M menjadi Rp 10M dalam setahun. Ga ada efeknya buat mereka.

Marck Zuckerberg melangsungkan pernikahan secara sederhana dihalaman belakang rumahnya. Warren Buffet tetap tinggal di rumah tuanya di Omaha.

“Riches are slaves in the house of a wise man, but masters in that of a fool. […] If one takes away riches from the wise man, one leaves him still in possession of all that is his: for he lives happy in the present, and without fear for the future.”