Konten dari Pengguna

Simbol Status Itu Bernama NFT

Fajar Widi

Fajar Widiverified-green

Ex Tech Journalist to Martech, Startup to Enterprise. Stock Market Enthusiast. Was viral at 2017, 1st man that use bitcoin as marriage dowry.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fajar Widi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

source: CryptoPunk
zoom-in-whitePerbesar
source: CryptoPunk

Simbol status sosial dan teknologi terus berkembang. Sebut saja Blackberry (di zamannya), atau Apple iPhone seri teratas di kalangan millenials.

Bagi kelas ekonomi yang lebih tinggi, simbolnya bisa berbeda lagi. Di dunia 'sultan crypto' mungkin Lambhorgini menjadi simbolnya. Itu beberapa tahun lalu.

Hari ini Non Fungible Token (NFT) muncul sebagai primadona baru di kalangan pecinta crypto. Gambar-gambar berupa PNG file sekarang ini banyak digunakan di media sosial sebagai profile picture kalangan 'cryptorati' tersebut.

Hype NFT ini menyasar semua kalangan. Di Amerika dan Asia beberapa artis papan atas serta atlet mulai memasang simbol-simbol avatar mahal tersebut. Yang terbaru mungkin adalah atlet NBA Stephen Curry yang membeli NFT Bored Ape senilai $180,000 (atau sekitar Rp 2.5 Miliar).

NFT yang dibeli Curry ini merupakan koleksi dari Bored Ape Yacht Club yang memiliki 10,000 koleksi unik NFT beravatar monyet. NFT milik Curry ini bisa dibilang cukup langka.

Selain Bored Ape Yacht Club, raja dari NFT Avatar selanjutnya adalah CryptoPunk. Mungkin hingga saat ini Cryptopunk merupakan NFT asset paling populer. Berdasar laporan dari cointelegraph, bahkan perusahaan sekelas VISA dilaporkan membeli NFT CryptoPunk #7610 dengan harga $150,00 (atau sekitar Rp 2Miliar).

NFT Adalah Simbol Status

Fenomena seperti ini memang membuat banyak orang bertanya-tanya. Mengapa mereka (yang memiliki banyak uang dan terkenal) membeli asset digital crypto dengan harga cukup fenomenal?

Menanggapi hal tersebut saya menemukan sebuah teori kapital Piere Borieu.

Bordieu membagi forms of capital menjadi empat dimensi:

  1. Ekonomi - finansial dan asset tangible lain

  2. Simbol - Kualifikasi, kehormatan, reputasi

  3. Sosial - Keluarga, teman, relasi

  4. Kultur - Pengatahuan, cita rasa, trend yang terjadi di masyarakat

Berdasar teori kapital Bordieu tersebut, NFT adalah sebuah simbol yang muncul di kalangan masyarakat modern kita.

Tidak semua orang bisa memiliki NFT dengan harga mahal. Dilihat dari kegunaannya, mungkin NFT hanyalah barang seni yang menjadi sebuah asset digital.

Jika kita memang mampu membelinya kenapa tidak? Jujur saja, itu akan mengangkat status sosial Anda kan? Dengan catatan kultur dan masyarakat kita sudah memahami apa itu NFT.

source: instagram.com/ifajarwidi