Konten dari Pengguna

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah

Fajar Widi

Fajar Widiverified-green

Ex Tech Journalist to Martech, Startup to Enterprise. Stock Market Enthusiast. Was viral at 2017, 1st man that use bitcoin as marriage dowry.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fajar Widi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konsepnya seperti saat kita mengunjungi sebuah mall. Tukang parkir aja bisa! Masa pelaku UKM ga bisa?

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah
zoom-in-whitePerbesar

Google Analytics (GA) diciptakan untuk mempermudah kita menganalisa traffic sebuah website.

Selama beberapa tahun ini, terminologi seperti sessions, pageviews, filters dan segments telah digunakan sebagai dasar dari sebuah analisa website. Terimakasih kepada Google karena dengan GA, kita jadi bisa baca traffic website secara gratis.

Ingat, yang Anda baca adalah traffic website sendiri. Jadi kita tidak bisa membaca traffic website lain. Akan saya jelaskan di lain waktu caranya.

Tak hanya untuk membaca traffic secara simple, bagi kita yang sudah lebih advance pun bisa melakukan kustomisasi metrics GA sesuai kebutuhan bisnis kita. Seharusnya sebagai pelaku UKM, kita bisa memanfaatkan tools gratis ini untuk menganalisa bisnis online kita.

Ceritanya semalam saya menjadi speaker pada event #Makerfest2018 di Padang. Banyak yang ngajak ngobrol saya sesudah workshop selesai. Saya sedikit terkejut ketika satu ruangan saya tanya, "Ada yang sudah memanfaatkan SEO di blog nya?"

....* dan kemudian hening.

Ternyata memang belum ada yang mengenal SEO --pada event ini. Begitu pula dengan Google Analytics. Saya sedikit prihatin karena pelaku UKM yang terjun di bisnis online sudah harus mengenal basic online marketing. Padahal, mereka rata-rata memiliki blog.

Singkatnya, after event beberapa pelaku UKM lokal mengajar saya ngobrol. Pertanyaannya rata-rata sama. Gimana mas, caranya baca Google Analytics untuk pemula?

Tentunya kita pernah ke Mall dong? Oke. Saya ambil penjelasan paling simple dari Google Analytics. Sebenarnya analogi ini sudah seringkali disebutkan di forum-forum online dan beberapa workshop online marketing.

  • Metrics vs Dimension

Sebelum membahas lebih jauh, kita harus mengenal yang namanya Metrics vs Dimension dan bagaimana analoginya.

Oke, bayangkan ada 25 orang masuk ke sebuah mall dalam waktu satu hari.

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (1)
zoom-in-whitePerbesar

Metrics:

Mall - Ibarat mall, metricsnya adalah orangnya. Berapa kali dia masuk. Berapa kali dia berpindah. Berapa lama dia belanja. Jadi yang kita lihat adalah orang itu ngapain aja sih di mall?

GA- di GA contoh metrics adalah: users, session, pageviews, avg session duration.

Dimension:

Mall - Setelah orang masuk di mall, kita perlu tahu mata dia ngelihat ke mana aja. Toko mana yang dia masukin. Dia belanja apa. Dia ke toilet berapa kali.

Di sini kita melihat perilaku orang yang lebih detail dalam sebuah mall.

GA - Kalau ngomongin dimension di GA jumlahnya ribuan :D. Saya males nulisnya. Maka saya coba beri contoh logika cara membaca dimension.

1. Berapa jam orang itu nongkrong? (Hour Dimension)

2. Toko apa yang dia masuki pertama kali? (Landing Page Dimension)

3. Toko apa yang paling populer menurut dia? (Page Dimension)

  • Users vs Session vs Pageviews

Ini adalah tiga metrics paling penting ketika kita berbicara soal user acquisition. Dalam analogi Mall, begini penjelasannya. Saya gunakan ilustrasi yang diambil dari blog miliki databox.

Mall

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (2)
zoom-in-whitePerbesar

GA

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (3)
zoom-in-whitePerbesar
  • Session Duration vs Time On Page

Banyak yang sedikit salah kaprah soal ini. Session Duration (Durasi orang nongkrong di mall) beda dengan Time On Page (Durasi orang nonkrong di toko-toko) di dalam mall. Bedanya yang dihitung waktu terhadap mall, atau terhadapa tokonya?

Time On Page

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (4)
zoom-in-whitePerbesar

Avg Session Duration

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (5)
zoom-in-whitePerbesar
  • Bounce Rate

Ini adalah metric yang paling penting ketika kita memiliki bisnis online. Bounce Rate tinggi itu Ibarat orang mampir toko di dalam mall tapi langsung keluar.

Pasti ada yang salah dong? Apakah yang konsumen cari tidak ada, atau tampilan tokonya tidak menarik, SPG nya kurang cantik, atau apa?

Nah, kalau di GA ini ibarat kita membaca sebuah konten. Apakah: judulnya missleading, user experience websitenya jelek, tidak ada informasi cross promo (jadi orang dapat info langsung pergi), dan lain sebagainya.

Wahai UKM, Baca Google Analytics Itu Mudah (6)
zoom-in-whitePerbesar
  • Pahami Bisnis Anda, Temukan Problem dan Solusinya

Penjelasan singkat di atas mungkin yang bisa saya sampaikan pagi ini setelah semalam saya merasa prihatin. Jokowi saja sudah bertitah bahwa kita segera masuk industri 4.0

Sebagai pemilik UKM sudah seharusnya kita bisa membaca Google Analytics. Pada prinsipnya itu cuma tools gratisan Google. Bagaimana kita memanfaatkan yang gratis itu untuk membantu bisnis kita.

Dengan analisa yang tepat soal problem bisnis online kita, seharusnya kita lebih cepat menemukan problem dan solusinya.

Tabik!