Konten dari Pengguna

Pengaruh Digital di Era Bisnis Konvensional

FajarDwiPratama

FajarDwiPratama

Mahasiswa S1 Program Studi Bisnis Digital Institut Teknologi Telkom Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari FajarDwiPratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pasar Modern ( Sumber : https://pixabay.com/id/photos/kebutuhan-sehari-hari-belanja-1232944/ )
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pasar Modern ( Sumber : https://pixabay.com/id/photos/kebutuhan-sehari-hari-belanja-1232944/ )

Sebagaimana kita ketahui di era ini banyak sekali teknologi yang berkembang sehingga memudahkan umat manusia dalam melakukan beberapa hal dan pekerjaan, tentu manusia semakin merasakan dampak dari inovasi teknologi tanpa terkecuali.

Sebagai mana kita ketahui pada zaman dahulu sistem bisnis yang kita ikuti adalah barter. Barter adalah sistem bisnis dengan cara saling bertukar barang dengan nilai yang sama dengan barang yang ditukar. Pada saat nusantara didatangi oleh bangsa eropa, bangsa eropa mulai mengajarkan sistem barter kepada penduduk nusantara dalam berbisnis.

Semakin berjalannya waktu bisnis mulai mengalami perubahan dari awalnya menggunakan sistem barter berubah konvensional karena banyak orang – orang menganggap sistem barter ini memiliki banyak kekurangan dan sudah tidak cocok lagi digunakan dalam sektor bisnis karena tidak efisien serta beberapa hal yang lain.

Akhirnya masyarakat mengenal bisnis konvensional, bisnis konvensional adalah bisnis jual beli yang dilakukan secara tatap muka. Bisnis ini membutuhkan tempat usaha, karyawan, dan modal yang besar. Pada zaman ini masih ada pelaku usaha yang menggunakan sistem bisnis ini dan kita bisa melihat bisnis konvensional ini di pasar.

Seiring berjalannya waktu bisnis konvensional yang sangat lama kita terapkan mulai berinovasi mengikuti zaman, mulailah bermunculan bisnis yang menggunakan teknologi yang biasa kita sebut bisnis digital, Bisnis digital adalah bisnis yang menggunakan teknologi dalam menciptakan produk atau pasaran.

Pada awalnya bisnis ini masih terdengar asing di telinga masyarakat kita, namun seiring berjalannya waktu bisnis ini mulai di gunakan sebagai pengganti sistem bisnis konvensional karena memiliki banyak keuntungan seperti penjual dan pembeli tidak perlu bertemu secara langsung. Namun, pembeli cukup memesan melalui aplikasi dan melakukan pembayaran melalui transaksi uang elektronik. Sedangkan keuntungan dari penjual adalah efisiensi waktu dalam menjual barang dagangannya cukup foto dagangannya otomatis foto tersebut akan terlihat oleh calon pembeli.

Tidak bisa dipungkiri juga bahwa sektor bisnis akan mengalami perubahan yang sangat besar ke depannya dari inovasi bisnis yang dilakukan manusia, oleh karena itu bisnis konvensional mulai diubah dan berinovasi dalam bisnis digital yang dinilai lebih efisien dan mudah untuk dilakukan. Teknologi sangat berperan penting dalam perubahan sektor inti dalam masyarakat, seperti sektor kesehatan, pelayanan publik dan tentu saja sektor bisnis karena teknologi ini mengubah pola bisnis yang konvensional dan berubah ke digital demi mempermudah kehidupan manusia ke depannya.

Inovasi yang diterapkan dalam bisnis digital adalah inovasi waktu atau efisiensi karena hanya dengan alat komunikasi kita bisa membeli barang atau memesan jasa dengan cepat dan tidak susah, sehingga sangat praktis sekali dalam memesan barang atau jasa tersebut. Oleh karena itu, inovasi ini sangat diminati oleh banyak orang karena kita tidak perlu lagi capek membeli ke pasar atau kebutuhan lainnya.

Beberapa contoh bisnis digital yang sekarang di gunakan di masyarakat adalah bisnis dengan menggunakan internet karena bisnis ini hanya menggunakan alat komunikasi dan internet untuk memulai membuka bisnis baru seperti baju, makanan, bahan pokok, alat komunikasi dan lain-lain.

Untuk itu bisnis konvensional mulai berubah ke bisnis digital dengan segala kemudahan dalam melakukan jual-beli melalui media sosial , mulai banyak aplikasi untuk menjadi tempat para pebisnis dan lain-lain sebagai penyedia jasa jual beli antara penjual dengan pembeli.

Pada akhirnya semakin banyaknya bisnis digital, sistem bisnis konvensional pun mulai ditinggali dan para pelaku usaha mulai memasuki era digitalisasi bisnis untuk melakukan jual-beli dan transaksi dengan pelanggan menggunakan teknologi yang maju.***

Fajar Dwi Pratama, Mahasiswa S1 Bisnis Digital Institut Teknologi Telkom Purwokerto